JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

Pemerintah Sediakan 1.500 Kamar Hotel untuk 3.000 Pasien Covid-19

Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto menghadiri acara Presidential Lecture Internalisasi dan Pembumian Pancasila di Istana Negara, Jakarta, Selasa (3/12/2019) / tempo.co

JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM  – Pemerintah menyediakan 1.500 kamar hotel untuk menampung sekitar 3.000 pasien Covid-19. Hal itu dikatakan oleh
Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto.

Dia menjelaskan, beberapa di antara hotel tersebut adalah grup hotel Accor, Novotel, Ibis, Tauzia, Harris.

“Jumlah hotel ini dapat ditambah 15 sampai 30 hotel jika diperlukan,” ucap Terawan.

Seluruh grup hotel itu, menurut dia, akan membantu pemerintah untuk kebutuhan isolasi pasien di luar Jakarta.

Baca Juga :  Ketua KPU Positif Covid-19: Kantor KPU Bakal Disterilisasi, Para Pegawai Bekerja dari Rumah hingga Selasa

Sementara itu, Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito, mengatakan isolasi mandiri untuk pasien Covid-19 di sejumlah hotel yang bekerja sama dengan pemerintah tidak akan dikenakan biaya.

“Akan dibiayai pemerintah,” kata Wiku kepada Tempo, Selasa (15/9/ 2020).

Wiku mengatakan, kerja sama dengan sejumlah hotel itu akan berlaku sampai kebutuhan pasien isolasi mandiri tercukupi.

Baca Juga :  Mutilasi di Kresek dalam Koper, Polisi Kantongi Identitas Pelaku

Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Susiwijono Moegiarso sebelumnya mengatakan dana yang akan digunakan untuk mendanai program tersebut berasal dari realokasi anggaran program penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

Pemerintah bekerja sama dengan 15 hotel bintang dua dan bintang tiga di Jakarta dengan kapasitas 3.000 pasien.

www.tempo.co