JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Prediksi Lawan Kotak Kosong di Pilkada Sragen Terancam Meleset, Bupati Yuni Sebut Kalau Ada Lawannya Rodok Anget Sitik. Mengaku Tetap Siap, Target Raih Suara Sebanyak-Banyaknya dan Menang!

Bupati Kusdinar Untung Yuni Sukowati. Foto/Wardoyo
Bupati Kusdinar Untung Yuni Sukowati. Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Bupati Sragen sekaligus calon bupati petahana, Kusdinar Untung Yuni Sukowati mengaku tetap siap engan segala kemungkinan menghadapi pertarungan di Pilkada Sragen 9 Desember mendatang.

Ada atau tanpa lawan, tak akan menyurutkan optimismenya untuk kembali bisa memenangkan kontestasi politik lima tahunan tersebut.

“Dari awal saya ditanya mbak siap nggak kalau ada lawannya. Jawaban saya selalu sama. Ada lawan siap, lawan kotak kosong pun siap. Karena itu bagian dari demokrasi, kita berpolitik tidak hanya kemarin sore,” paparnya kepada wartawan, Kamis (4/9/2020).

Ia mengatakan terkait kans lawan kotak kosong yang kemungkinan meleset karena muncul nama Sukiman-Iriyanto dan meraih rekom Gerindra, menurut Yuni tidak masalah.

Baca Juga :  Cabup Sragen, Mbak Yuni Terungkap  Punya Harta Kekayaan Total Rp 5,7 Miliar dan Utang Rp 1,5 Miliar. Harta Suroto Nggak Disangka Segini Banyaknya!

Ia memandang diamika polotik itu memang harus sehat. Orang pertama di jajaran Pemkab Sragen itu mengungkit sejak pertama kali dirinya diverifikasi DPP, sebenarnya ada beberapa daerah di Solo Raya yang diiprediksi masuk dalam daerah yang akan melawan kotak kosong.

Namun dinamika menjelang detik akhir menuju pendaftaran, ternyata berubah. Tak terkecuali di Sragen yang memunculkan pasangan Sukiman-Iriyanto sebagai peraih rekom dari Gerindra.

“Dinamika terkahir Solo dan Wonogiri yang semula diprediksi kotak kosong akhirnya juga ada lawannya. Dulu pada saat kita terima rekomendssi di DPP kita juga termasuk yang disampaikan dan dilaporkan oleh Pak Sekretaris DPD akan lawan kotak kosong,” terangnya.

Namun, Yuni kembali realistis bahwa namanya politik, pergerakan menjelang Pilkada sangatlah dinamis dan apa saja bisa terjadi.

Baca Juga :  PSBB Jakarta Jadi Mimpi Buruk bagi Sragen, Omzet Puluhan Perajin Batik Makin Anjlok. Pemilik Batik Brotoseno: Baru Saja Mau Bangkit, Kini Ambles Lagi!

“Yang penting kita siap,” tukasnya.

Saat ditanya pilih lawan kotak kosong atau ada lawan, Yuni menyampaikan memang lebih memilih kotak kosong. Di benaknya, Sragen akan lebih tenang, kondusif, adem ayem kalau lawannya kotak osong.

“Karena tidak ada hujatan, kontestasi dan suhunya meningkat. Kalau lawan kotak kosong itu lebih adem. Kalau ada lawan rodok anget sitik,” ujarnya setengah berseloroh.

Soal target di Pilkada nanti, ia optimis menang dan target meraih suara sebanyak-banyaknya.

“Seberapa masuk di hati masyarakat dan seberapa besar kinerja kita bisa dinikmati masyarakat, kita lihat besok,” tandasnya. Wardoyo