JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Solo

Program Antar Sayangku Resmi Diluncurkan

Kepala DPPKB, Purwanti tengah memberikan sambutan dalam launching program Antar Sayangku / Dok Panitia

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM – Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan KB (DPPKB) Kota Surakarta, Purwanti, SKM, MKes meresmikan Pusat Layanan Antar Sayangku di Kantor PKB Jajar, Yogyakarta, Kamis (3/9/2020).

Dalam kata sambutannya, Purwanti mengatakan, program Antar Sayangku bertujuan untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat melalui konseling dan konsultasi.

Di samping itu, ujar Purwanti, program Antar Sayangku juga bertujuan untuk mempermudah masyarakat mendapatkan mendapatkan pelayanan mengenai beberapa hal.

“Pertama, tentang informasi kependudukan dan KB,” ujar Purwanti, sebagaimana dikutip dalam rilisnya ke Joglosemarnews.

Selanjutnya adalah, mempermudah prosedur konseling Balita dan anak. Ketiga, konseling keluarga remaja dan remaja itu sendiri.

Baca Juga :  Gandeng SOLOPEDULI, SOLUSI ZAKAT Salurkan Sembako Dan Uang Santunan Anak-anak Yatim

Keempat, konseling pranikah, kelima, konsultasi dan konseling KB dan kesehatan reproduksi. Keenam, konseling keluarga Lansia dan Lansia.

“Sementara manfaat yang ke tujuh adalah pembinaan usaha ekonomi keluarga,” bebernya.

Sementara itu, Kabid Ketahanan Kesejahteraan Keluarga, Tri Widada Eka P, SE, Msi berharap masyarakat di wilayah Kecamatan Laweyan bisa berkonsultasi ke pusat layanan di kantor PKB Laweyan yang berada di kantor Kalurahan Jajar lama.

Hadir dalam launching tersebut Kepala OPD, Kepala Pusat Penelitian Kependudukan dan Gender UNS, pimpinan Stikes Nasional, yakni dr Eny.

Baca Juga :  Sampaikan Visi Misi Ke KPU Solo, Gibran Ingin Wujudkan Solo Kota Budaya yang Modern, Sedangkan Bajo Usung Isu Ini

Hadir pula Camat Laweyan, Lurah-lurah se-Kecamatan Laweyan, ketua TPPKK Kecamatan Laweyan, Ketua TPPKK Kelurahan Jajar serta Muspika Kecamatan Laweyan dan lain-lain.

Purwanti menjelaskan, peluncuran program Anter Sayangku memiliki dasar, yakni Peraturan Daerah Kota Surakarta Nomor 7 Tahun 2018 tentang Perkembangan Kependudukan dan Pembangunan Keluarga

Selain itu program itu diperkuat pula dengan peraturan Kepala BKKBN No. 19 Tahun 2017 tentang Penyelenggaraan Pusat Pelayanan Keluarga Sejahtera. Purwanti menutup sambutannya dengan potongan sajak.

“Burung Angsa makan buah Naga, pembangunan suatu bangsa diawali dengan pembangunan keluarga,” ujarnya. suhamdani