JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Solo

Rumah Makan MakanKu Usung Menu yang Cocock Kondisi Pandemi Covid-19. Dapat Pujian dari Kapolda Maupun Gubernur Jateng

Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi saat mencicipi menu makanan di RM MakanKu, Solo. Foto: JSNews/Prabowo
madu borneo
madu borneo
madu borneo

Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi saat mencicipi menu makanan di RM MakanKu, Solo. Foto: JSNews/Prabowo

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM – Pandemi Covid-19 yang menghantam berbagai negara termasuk Indonesia membuat protokol kesehatan dijalankan dengan ketat. Hal itu juga berdampak pada usaha kuliner yang menjaga sisi higienis.

Pengusaha kuliner asal Solo, Puspo Wardoyo membuat inovasi dalam produk hasil dari Rumah Makan (RM) MakanKu yang menyajikan makanan cocok dengan kondisi pandemi saat ini dan menjalani era new normal.

Penyajian yang dilakukan secara mandiri serta mengurangi intensitas ke luar rumah atau berkerumun. Mengusung konsep Meal Ready To Eat (MRE), ada lima menu masakan Nusantara yang dihidangkan mulai ayam balado, ayam asam manis, rendang, gulai ikan, hingga gudeg.

“Konsep ini juga berawal dari tantangan Kementerian Agama untuk menyediakan makanan jemaah haji yang sesuai dengan rasa Nusantara, sehat, dan halal. Butuh empat tahun untuk menyelesaikan MakanKu,” ungkap Puspo saat berbincang di Warung New Normal Makanku, di Jalan Slamet Riyadi, Solo.

Konsep inovatif di tengah pandemi itu langsung mendapat pujian dari banyak kalangan. Bahkan respon positif juga datang dari Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo serta Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol Ahmad Luthfi.

Baca Juga :  Ditinggal Salat Magrib, Motor Gadis Asal Masaran Sragen Digondol Maling, Pelakunya Ternyata Anak SD

“Saya dengar MakanKu produk Solo itu berhasil menembus pasar kuliner dunia seperti Malaysia dan Arab Saudi. Saya salut dan bangga memiliki anak bangsa yang bisa menciptakan lapangan pekerjaan dengan jumlah pekerja cukup banyak,” kata Ganjar Pranowo.

Menurut Ganjar, di era persaingan bebas ini produk karya anak bangsa Indonesia harus berani bersaing dengan produk sejenis di luar negeri.

“Semoga makanan siap saji yang telah beredar di masyarakat dapat mempertahankan kualitas produk yang dihasilkan. Saya sangat gembira kalau Pak Puspo yang sebelumnya terkenal dengan kuliner ayam bakar Wong Solo dan suka membantu masyarakat di masa pandemi tersebut melakukan diversifikasi kuliner dengan memproduk makanan cepat saji atau meal ready to eat,” ujar dia.

Sementara itu, Ahmad Luthfi yang sempat berkunjung ke warung tersebut memuji proses penyajian makanan yang super higienis. Terlebih efektif menghindari sentuhan langsung antara koki hingga konsumen.

Baca Juga :  Buruh, Mahasiswa, dan Warga Solo Deklarasi Sepakat Tolak Aksi Anarkis

“Makanan siap saji ini sudah ada pemanas di dalam kemasannya. Gudeg MakanKu ini rasanya fresh sekali, tentunya saat hendak menyantap makanan ini sangat higenis karena terhindar dari tangan pemasak dan penyaji. Pilihan menu juga selera Nusantara,” papar mantan Kapolresta Surakarta tersebut.

Puspo Wardoyo menambahkan, MakanKu telah mendapatkan sertifikat halal oleh MUI dan  tersertifikasi BPOM. Menurutnya, pengolahan makanan diolah berdasarkan standar Internasional (ISO 22000 : 2018 – Food Safety Management System).

“MakanKu juga cocok untuk travelling karena tinggal dipanaskan dengan air biasa, tidak perlu kompor, listrik atau api. Penyimpanannya juga cukup di suhu ruangan, tidak perlu masuk mesin pendingin,” tukas dia,

Pemasaran produk MakanKu dilaukan secara offline dan online di seluruh situs Marketplace. MakanKu dibandrol seharga Rp 50.000 hingga Rp 65.000 setiap kemasan.(Prabowo)