JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Rumah Seharian Tertutup, Marmi asal Ngargosari Sragen Ternyata Ditemukan Sudah Tergeletak Tak Bernyawa di Ranjangnya

Kapolsek Sumberlawang AKP Fajar Nur Ihsanudin bersama tim PMI dan tim medis saat menyerahkan jenazah korban kepada kerabat. Foto/Wardoyo
madu borneo
madu borneo
madu borneo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Warga Dukuh Jatirejo, RT 19, Desa Ngargosari, Sumberlawang, Sragen digegerkan dengan penemuan mayat, Rabu (23/9/2020) petang.

Mayat perempuan yang kemudian diketahui bernama Marmi (52) itu ditemukan tewas tak bernyawa di kamar rumahnya.

Jasad perempuan paruh baya itu ditemukan tergeletak di kamar tidurnya. Kematian korban terungkap setelah sempat sehari tak terlihat dan rumahnya seharian tertutup.

Data yang dihimpun di lapangan, penemuan mayat itu terjadi sekitar pukul 15.00 WIB. Jasad korban kali pertama oleh saudaranya Tugiyo (70).

Kronologinya, semula Senin (21/9/2020) pukul 20.00 WIB, korban diketahui masih singgah di rumah tetangganya yang bernama Undrik di dukuh yang sama.

Baca Juga :  Remaja Asal Tangen Sragen Jadi Korban Kekejaman Amukan Grandong. Dipukuli Bertubi-Tubi, Kepala Dikepruk Pakai Herbel Hingga Bocor

Kemudian kembali ke rumahnya sehari berikutnya, pada hari Selasa tanggal 22 September 2020. Selasa pagi kemarin korban juga masih sempat diketahui berada di ladangnya yang berjarak kurang lebih 1 kilometer dari rumahnya.

“Sampai dengan petang tadi, korban tidak terlihat oleh sanak saudaranya.Kemudian sekira pada pukul 15.00 WIB tadi, saudaranya Tugiyo berinisiatif untuk mencari korban di dalam rumahnya dengan cara mendobrak pintu rumah korban. Saat membuka pintu dan menemukan korban di dalam kamar nya dalam keadaan sudah meninggal dunia,” papar Kapolsek Sumberlawang AKP Fajar Nur Ihsanudin, Rabu (23/9/2020) malam.

Baca Juga :  Innalillahi, Kepala Sekolah Asal Gondang Sragen Meninggal Dunia Kecelakaan Maut Digasak Truk di Jalan Gondang-Winong. Awalnya Disenggol Pikap, Motornya Ringsek Terlindas

Melihat hal itu, Tugiyo langsung melapor ke aparat dan diteruskan ke Polsek setempat. Tak lama berselang, tim Polsek dipimpin Kapolsek langsung terjun ke lokasi bersama tim Puskesmas dan Inafis untuk melalukan olah TKP dan identifikasi.

Kapolsek menyampaikan dari hasil pemeriksaan tidak ditemukan tanda kekerasan atau penganiayaan di tubuh korban.

Karena kerabat sudah menerima sebagai musibah, jenazah korban kemudian diserahkan ke pihak kerabat untuk dimakamkan.

“Dari keterangan kerabat, almarhumah memiliki riwayat penyakit stroke,” tukasnya. Wardoyo