JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Semarang

Tandhok Art Space, Wadah Seniman untuk Terus Berkarya

lupita / joglosemarnews
madu borneo
madu borneo
madu borneo

SEMARANG, JOGLOSEMARNEWS.COM – Karya seni apapun, tentu harus memiliki wadah, yang bisa dimulai dari seni musik, seni teater, seni tari, seni sastra dan seni rupa.

Sebab, dari wadah tersebut bisa menjadi bahan evaluasi terhadap para seniman untuk lebih giat berkarya.

Kekurangan wadah, disebut-sebut yangm engakmembuat para seniman enggan berkarya karena tidak ada wadah yang menampung karya-karya mereka.

Secara tidak langsung wadah sendiri menjadi persoalan utama bagi para seniman. Wadah sendiri sebagai tempat atau panggung pertunjukan pada setiap karya-karya yang ingin di tampilkan.

Tandhok art Space yang terletak di Jl. Papandayan nomor 11 ini sebagai wadah bagi para seniman di Semarang.

Dengan menyediakan fasilitas tempat gratis bagi para seniman photography, videography, visual art, selain itu juga untuk pameran dan workshop. Doni Indro Wibowo sebagai owner dari Tandhok yang menyediakan wadah bagi para pelaku seni.

“kita hadir sebagai wadah, maka kita adalah solusi,” ujarnya.

Sangat jarang ada tempat seperti ini, karena biasanya untuk pameran sendiri berbayar.Doni menjelaskan bahwa tujuannya adalah untuk bisa memberi wadah bagi para pecinta dan pelaku seni.

Baca Juga :  Menuju Zona Hijau Covid-19, Legislator Dorong Pemkot Semarang Gencarkan Uji Swab dan Rapid Test Massal

di tandhok art space setiap karya yang ditampilkan tidak dipungut biaya sama sekali. Disana menyediakan tempat dan juga lighting gratis bagi setiap seniman yang ingin memampangkan karyanya.

Untuk kegiatan rutin sendiri Tandhok Art space mengadakan pameran seni rupa
yang diadakan setiap dua minggu. Untuk sekarang mereka sedang mengadakan pameran Arisan Exhibition The Series yang berkoalborasi dengan @coratcoret_dessaf yang judul Skala Mata.

Doni menyebutkan bahwa sangat diperlukan wadah untuk para pelaku seni, sehingga para pelaku seni tersebut akan terus berkarya. Tandhok art Space memberikan tempat gratis, dan juga lighting bagi setiap karya, tentu akan diadakan seleksi terlebih dahulu. Karena selain dari sebagai wadah pelaku seni, Doni juga mendirikan Kafe sehingga pasti ada orang yang akan melihat karya-karya dari para seneiman yang terpampang di dinding kafe.

Bahkan banyak juga hasil karya para seniman tersebut yang dibeli oleh pengunjung kafe. Selain memberikan wadah untuk pelaku seni, disana juga di sediakan panggung yang bisa diisi live music, pertunjukkan teater dan lain-lain.

Baca Juga :  Sebanyak 1.876 Warga Kudus Positif Covid-19, Total Kesembuhan Pasien Capai 1.542 Kasus

Untuk dapat melakukan pameran, workshop, ataupun pertunjukkan teater di tandhok art space sebelumnya harus mengirimkan proposal kepada pihak pengelola tandhok art space, jika proposalnya sudah sesuai maka akan langsung diterima. Jika proposal yang dikirimkan belum sesuai maka akan diarahkan untuk menjadi yang blebih baik.

“terdapat beberapa tujuan dari pelaku seni rupa, Sosial Kemanusiaan, Tujuan Komersial, dan tujuan Pendidikan. Sehingga tempat ini sangat beragam isi karyanya” ujar Doni kepada joglosemar news

Beberapa tujuan tersebut memiliki tujuan yang saling menyatu dari para seniman. Selain untuk menghibur, karya seni dibuat untuk tujuan sosial kemanusiaan, komersial, pendidikan, dan lain-lain. Hal ini juga yang menjadi harapan, bahwa dengan adanya tandhok art space dapat mewujudkan tujuan-tujuan tersebut

Tandhok terntu sangat membantu para pelaku seni, disana sering diadakan pameran-pameran seni, Tandhok Art Space sangat terbuka untuk semua karya seni, jadi jangan ragu menampilkan karya anda. Lupita/ Wandu Utomo
Lupita-Wandani