JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Tangkap 3 Petugas Patroli Tol Solo-Ngawi Sedang Pesta Sabu di Terowongan Tol, Kinerja Polres Karanganyar Dapat Apresiasi dari P4GN

Kapolres Karanganyar, AKBP Leganek Mawardi saat memimpin konferensi pers penangkapan kasus sabu oleh petugas patroli Jalan Tol Solo-Ngawi, Rabu (9/9/2020). Foto/Wardoyo
Kapolres Karanganyar, AKBP Leganek Mawardi saat memimpin konferensi pers penangkapan kasus sabu oleh petugas patroli Jalan Tol Solo-Ngawi, Rabu (9/9/2020). Foto/Wardoyo

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM – Wakil bupati Karangnyar, Rober Christanto mengapresiasi kinerja Polres Karanganyar yang berhasil mengungkap kasus penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan di bumi Intanpari.

Salah satunya, penangkapan 3 petugas patroli jalan tol Solo-Ngawi yang asyik pesta sabu di terowongan tol Karanganyar dan Sragen, Kamis (10/9/2020).

Wakil bupati yang juga ketua Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba ( P4GN) Karanganyar tersebut, atas nama pemerintah kabupaten (Pemkab) Karanganyar memberikan penghargaan kepada Satuan Narkoba (Sat Narkoba) yang berhasil mengungkap kasus ini.

Baca Juga :  Sudah Bangkrut dan Jual Rumah, Suranto Warga Gedongan Colamadu Karanganyar Malah Terancam Penjara

“Penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi P4GN kepada Polres Karanganyar yang  berhasil mengungkap kasus peredaran narkoba. Penghargaan ini juga sebagai langkah mempererat sinergitas polres dengan P4GN dalam berbagai hal terkait Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolres Karanganyar, AKBP Leganek Mawardi menyampaikan, terjadi peningkatan penggunaan narkoaba.

Jika dibandingkan dengan tahun lalu, hingga pertengahan 2020, terjadi 35 kasus penyalahgunaan narkoba dengan 43 tersangka.

Baca Juga :  Terus Meroket, Kasus Positif Covid-19 Karanganyar Naik Jadi 453 Kasus, Jumlah Suspek Tembus 1.910. Jumlah Warga Meninggal Mencapai 90 Orang

Barang bukti yang diamankan sebanyak  24 gram sabu-sabu serta ribuan butir obat terlarang.

Dijelaskan Kapolres, sebagian besar pemakai narkoba ini, dari kalangan usia produktif, yakni usia 19-35 tahun.

“Saat ini memang terjadi peningkatan penggunaan narkoba dan obat-obatan di Karanganyar. Semua harus waspada terhadap bahaya narkoba dengan tetap mengawasi lingkungan sekitar dan memperhatikan pergaulan putra-putrinya agar tidak terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba,” tandasnya. Wardoyoo