JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

Total Bantuan Rp146 Triliun Sudah Tersalurkan ke Masyarakat, Presiden Jokowi: Pelaksanaan Program Perlindungan Sosial Berjalan dengan Baik

Presiden Joko Widodo saat memimpin rapat virtual. Foto: Instagram/ jokowi
madu borneo
madu borneo
madu borneo

JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM Presiden Joko Widodo mengklaim berbagai program bantuan sosial yang disiapkan pemerintah untuk membantu mengatasi beban ekonomi masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19 telah terlaksana dengan baik.

Pemerintah Indonesia selama masa pandemi virus corona telah mempersiapkan berbagai program bantuan sosial yang ditujukan kepada masyarakat terdampak pandemi. Berbagai program bantuan sosial tersebut di antaranya yang telah terealisasi yakni Program Keluarga Harapan, Bantuan Pangan Nontunai, Bantuan Sembako, Bantuan Sosial Tunai, Kartu Prakerja, Bantuan Langsung Tunai Dana Desa, Bantuan Presiden Produktif, Subsidi Gaji, hingga Diskon Tarif Listrik.

“Program ini untuk meringankan beban ekonomi masyarakat akibat pandemi Covid-19. Alhamdulillah, pelaksanaan program perlindungan sosial telah berjalan dengan baik,” ujar Presiden Jokowi saat memberikan keterangan tentang perkembangan realisasi program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Sabtu (26/9/2020).

Dikutip dari Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden, disebutkan segala kebijakan pemerintah terkait hal tersebut dilakukan untuk bekerja keras menangani persoalan kesehatan yang memang menjadi prioritas pemerintah.

Baca Juga :  Tetapkan UMP Tahun 2021, Ridwan Kamil Tunggu Kesepakatan Dewan Pengupahan

“Sejak awal, kebijakan pemerintah selalu konsisten, bahwa penanganan masalah kesehatan masyarakat adalah prioritas utama. Sekali lagi, kesehatan masyarakat harus diprioritaskan,” ujar Jokowi.

Presiden menjelaskan, di tengah prioritas tersebut, pemerintah juga bekerja keras untuk menjaga dan memulihkan perekonomian. Sejumlah program dengan alokasi dana sebesar Rp203,9 triliun dikeluarkan pemerintah untuk memberikan perlindungan sosial bagi masyarakat terdampak pandemi.

Presiden Jokowi pun menyampaikan rincian realisasi program perlindungan sosial sampai tanggal 23 September 2020, sebagai berikut:

– Program Keluarga Harapan, telah tersalurkan Rp29,138 triliun kepada 10 juta penerima manfaat;

– Program Sembako, telah tersalurkan Rp30,978 triliun kepada 19,41 juta penerima manfaat;

– Program Sembako Jabodetabek, telah tersalurkan Rp4,407 triliun kepada 1,9 juta penerima manfaat;

– Program Bansos Tunai Non-Jabodetabek, telah tersalurkan Rp24,787 triliun kepada 9,18 juta penerima manfaat;

– Program Kartu Pra Kerja, telah tersalurkan Rp16,617 triliun kepada 4,86 juta penerima manfaat;

Baca Juga :  Terjadi Lagi, Pasal yang Hilang dan Jumlah Halaman yang Bertambah dalam Naskah UU Cipta Kerja. Ini Jawaban Istana

– Program BLT Dana Desa, telah tersalurkan Rp11,73 triliun kepada 7,55 juta penerima manfaat;

– Program Banpres Produktif dan Banpres Modal Kerja Rp14,183 triliun, sudah diterimakan kepada 5,9 juta penerima manfaat;

– Program Subsidi Gaji, telah tersalurkan Rp10,8 triliun kepada 9 juta penerima manfaat;

– Program Diskon Listrik, telah tersalurkan Rp3,455 triliun kepada 31,4 juta penerima manfaat.

Berdasarkan rincian tersebut, maka hingga 23 September 2020, realisasi penyaluran dana melalui program bantuan sosial telah mencapai total sebanyak Rp146,095 triliun.

Presiden Jokowi menyebut bahwa realisasi program PEN untuk klaster perlindungan sosial ini selain bisa mengurangi beban masyarakat, juga memacu peningkatan produktivitas masyarakat. Ia pun kembali mengingatkan bahwa penanganan masalah kesehatan, terutama pencegahan penularan, adalah yang paling utama.

“Saya minta kepada semua pihak untuk disiplin menjalankan protokol kesehatan, agar penularan bisa ditekan, dan kehidupan masyarakat bisa berjalan normal kembali,” ujar Jokowi.

www.tribunnews.com