JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Solo

Wali Kota Rudy Nilai Penegakan Disiplin Protokol Kesehatan Efektif, Sanksi Bersihkan Sungai Dilanjutkan

Ratusan orang terjaring dalam razia masker besar-besaran kedua yang dilaksanakan petugas gabungan Satpol PP, TNI dan Polri, Senin (14/9/2020). Mereka langsung diterjunkan membersihkan anak sungai Pepe, yakni sungai Toklo, di Banjarsari. Foto: Prihatsari
madu borneo
madu borneo
madu borneo

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM — Pemkot Solo akan tetap menegakkan sanksi membersihkan sungai bagi pelanggar protokol kesehatan meski menuai banyak protes. Sanksi tersebut dinilai efektif menegakkan disiplin protokol kesehatan mencegah penyebaran virus Corona.

Wali kota Solo, FX Hadi Rudyatmo mengatakan, setelah dilakukan evaluasi, selama penerapan sanksi membersihkan sungai bagi pelanggar protokol kesehatan terutama yang tidak mengenakan masker, diperoleh hasil bahwa sanksi tersebut dinilai efektif.

“Sekarang sudah semuanya mengenakan masker. Efektif, lumayan. Sekarang yang mau digiatkan kembali yang razia dari sore ke malam hari,” ujarnya, Senin (21/9/2020).

Di sisi lain, Rudy menegaskan bahwa warga atau pengguna jalan dengan mobil pribadi yang berada di mobil sendirian dan tidak mengenakan masker tidak wajib dikenakan sanksi membersihkan sungai.

Baca Juga :  19 Warga Gandekan Dikarantina, Total Positif Covid-19 di Solo 832 Kasus

“Mobil pribadi itu kan rumah kedua. Kalau di dalam mobil, ditutup rapat dan sendirian, Ndak kena razia. Kecuali kalau kemudian dia turun dari mobil dan tetap tidak mengenakan masker, baru diciduk saja. Kalau turun dari mobil tapi kemudian mengenakan masker, ya ditegur saja,” imbuhnya.

Sementara itu, Pemkot Solo juga telah memberlakukan peraturan baru terkait batasan usia anak yang diperbolehkan pergi ke tempat keramaian atau mall.

“SE itu dibuat atas aspirasi pelaku usaha. Ya dilihat dulu. Nanti kalau sudah diterapkan dan terjadi klaster anak, langsung dicabut lagi. Itu kan mendengar aspirasi pelaku usaha atau mall. Dalam upaya memberikan kelonggaran untuk membangkitkan ekonomi. Bahwa anak diatas 12 tahun diperbolehkan ke mall,” tukasnya.

Baca Juga :  Kaget Ada Rambu Perbaikan Jalan, Pemotor Terpeleset dan Terjatuh ke Kolong Truk Hingga Akhirnya Tewas Terlindas Roda

Sementara itu, apdet jumlah pasien positif covid-19 di Solo per Minggu (20/9/2020) sebanyak 589 kasus. Jumlah tersebut naik empat kasus dari satu hari sebelumnya. Dari jumlah 589 kasus itu, terdiri dari pasien rawat inap sebanyak 42 orang, pasien isolasi mandiri sebanyak 65 orang, sembuh 457 orang dan meninggal dunia 25 orang. Prihatsari