JOGLOSEMARNEWS.COM Nasional Jogja

Hujan Angin di Bantul Rusak 8 Rumah Warga dan Fasilitas Umum

Ilustrasi puting beliung dan angin kencang. Dok/JSnews
Madu Borneo
Madu Borneo
Madu Borneo

BANTUL, JOGLOSEMARNEWS.COM  – Hujan dan angin kencang yang mengguyur di Kabupaten Bantul, Jumat (30/10/2020) siang hingga petang mengakibatkan kerusakan delapan rumah dan sejumlah fasilitas umum.

Di wilayah Bantul, ujar Manajer Pusat Pengendalian Operasional Penanggulangan Bencana (Pusdalops) BPBD Bantul, Aka Luk Luk Firmansyah, hujam dan angin kencang terjadi di delapan kecamatan.

Kecamatan-kecamatan yang dilanda hujan adalah kecamatan Sewon, Bantul, Kasihan, Banguntapan, Piyungan, Dlingo, Bambanglipuro dan Kecamatan Sanden.

Baca Juga :  DIY Krisis Pendamping Kaum Disabilitas, se-Provinsi Hanya 5 Orang Saja

Dampak kejadian itu, menurut dia, ada pohon tumbang di 11 titik, angin kencang di 5 titik dan gerakan tanah di Tirtonirmolo, Kasihan.

Kejadian tersebut berdampak pada sejumlah kerusakan.

“Delapan rumah rusak ringan, 4 karena dampak pohon tumbang dan 4 lainnya karena angin kencang,” kata Aka, kepada Tribun Jogja, Jumat (30/10/2020) malam.

Jumlah tersebut menurutnya masih data sementara berdasarkan update pukul 19.00 WIB.

Baca Juga :  Terdesak Magma dari Dalam, Puncak Merapi Mekar Sebesar 4 Meter

Selain rumah, hujan dan angin kencang berdampak juga pada akses jalan yang terganggu di 3 titik, jaringan listrik 6 titik, baliho, kendaraan dan kandang ternak masing-masing satu titik, serta satu tanggul sungai akibat gerakan tanah.

“Estimasi kerugian Rp 14,3 juta rupiah,” ujar Aka.

Pihaknya mengimbau kepada warga untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan kewaspadaan, seiring hujan yang saat ini masih terus mengguyur disebagian wilayah di Kabupaten Bantul. 

www.tribunnews.com