JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Solo

Meledak, Dalam Sehari Kasus Baru Positif Covid-19 di Solo Bertambah 59, Total Jadi 957 Kasus

Ilustrasi virus corona. Pixabay
Madu Borneo
Madu Borneo
Madu Borneo

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM — Penambahan kasus positif covid-19 di Kota Solo kembali menunjukkan angka fantastis. Per Minggu (18/10/2020), Satgas Penanganan Covid-19 Kota Solo mencatatkan penambahan kasus baru covid-19 sebanyak 59 kasus.

Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Solo, Siti Wahyuningsih mengungkapkan, mayoritas penambahan kasus tersebut berasal dari klaster perkantoran dan klaster keluarga.

“Dari klaster perkantoran sebanyak 13 kasus. Kemudian beberapa klaster keluarga yang totalnya mencapai 23 kasus,” paparnya.

Penambahan tersebut salah satunya dari tracing 18 kasus induk ekornya ada 36 orang. Diantaranya satu induk membawa 13 orang yang klaster kantor, kemudian ada klaster keluarga yang bawa sembilan ekor.

Baca Juga :  2 Pegawainya Positif Covid-19, Kampus ISI Solo Lockdown Hingga 28 November

“Sisanya bawa satu dua ekor. Terus ada yang swab mandiri dua kasus, pasien suspek naik kelas 7 kasus, dua kasus dari screening warga risiko tinggi. Jumlahnya 59 kasus,” ujarnya.

Sementara itu, terkait klaster perkantoran merupakan salah satu kantor swasta di wilayah Kelurahan Tipes, Kecamatan Serengan.

“Satu kantor tapi rumahnya menyebar di mana-mana. Makanya butuh kerja keras untuk tracingnya. Setidaknya 10 puskesmas ini nanti yg tracing kontak erat dan dekatnya,” imbuhnya.

Baca Juga :  Gelar Aksi Penolakan Kedatangan Habib Rizieq, Aliansi Warga Solo: Bisa Timbulkan Kegaduhan!

Di sisi lain, klaster keluarga terbesar berasal dari Kelurahan Bumi, Kecamatan Laweyan. “Dari yang diswab 14 orang, sembilan diantaranya positif. Ini nanti juga kita perdalam lagi tracingnya,” tukas Ning.

Dengan tambahan tersebut maka kumulatif Covid-19 di Kota Solo mencapai 957 kasus. Rinciannya, 61 orang rawat inap, 197 orang isolasi mandiri, 664 orang sembuh dan meninggal dunia 35 orang. Prihatsari