JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Pelaku UKM Karanganyar Yang Bangkrut dan Butuh Modal, Ini Sederet Peluang Bantuan Pemerintah Yang Bisa Didaftar. Dibuka Mulai 22 Oktober! 

Ilustrasi uang
Madu Borneo
Madu Borneo
Madu Borneo

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM –  Rembug Warga bertemakan “UMKM Bangkit di masa pandemi” digelar Griyo Budoyo Desa Kemuning, Kecamatan Ngargoyoso, Rabu (21/10/2020).

Kegiatan dihadiri oleh 30 orang yang terdiri dari 9 Kepala desa Se-Kecamatan Ngargoyoso yang masing masing desa juga menghadirkan 2 pelaku UKM. Acara dikemas dengan konsep Talkshow yang juga disiarkan langsung melalui Live Youtube.

Acara ini menjelaskan terkait para pelaku UKM yang terdampak covid-19 banyak yang mengalami penurunan omset bahkan hingga bangkrut.

Baca Juga :  Kabar Terbaru, Bupati Karanganyar Umumkan Belajar Tatap Muka di Sekolah Akan Dimulai Awal Januari 2021. Orangtua Yang Tak Rela Boleh Tidak Setuju!

“Kami dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar menawarkan solusi yaitu adalah bantuan subsidi terkait kartu prakerja dan BPJS Ketenagakerjaan, juga untuk pelaku UKM kami juga memberikan bantuan yang dinamakan penguatan ekonomi sebesar 2,4 juta rupiah,” ungkap Martadi selaku Kepala Disdagnakerkop UKM Karanganyar.

Lebih lanjut, Martadi mengatakan bantuan penguatan ekonomi masih dibuka pendaftarannya untuk gelombang 7 hingga besok Kamis tanggal 22 Oktober.

Sementara itu Ketua International Council for Small Bussiness (ICSB) Karanganyar, Joko Sutrisno menjelaskan masing-masing orang dan KK hanya bisa mendapat satu jenis bantuan.

Baca Juga :  Terpukul UMK 2021, Ketua Apindo Karanganyar: Tidak Ada Yang Perlu Dikomentari, Toh UMK Nekat Dinaikkan!

Diharapkan tidak mendaftarkan lagi untuk bantuan yang lainnya, juga diharap agar bertanggung jawab atas semua data yang diserahkan dan tidak memalsukannya.

“Para pelaku UKM akan bisa mendapat profit yang lebih apabila bisa menggunakan digital merketing. Karena usaha saat ini 70 % keuntungannya justru di dapat dari online,” terangnya. Wardoyo