JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

Pemerintah Ngebut Selesaikan Roadmap Vaksinasi Covid-19, Ditarget Minggu Ini Kelar

Ilustrasi obat Covid-19.
madu borneo
madu borneo
madu borneo

JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM – Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional kini tengah ngebut merampungkan peta jalan (roadmap) vaksinasi Covid-19. Ditargetkan, minggu ini pekerjaan itu bisa kelar.

Demikian dikatakan oleh Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional, Airlangga Hartarto.

Dia  menyatakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) memang telah memerintahkan agar peta jalan (roadmap) vaksinasi Covid-19 segera dirampungkan pekan ini.

“Tadi, bapak presiden meminta agar roadmap pemberian vaksin diselesaikan minggu ini,” ujar Airlangga usai mengikuti rapat terbatas yang dipimpin presiden via video konferensi, Senin (12/10/2020).

Sejauh ini, kata Airlangga, Komite Penanganan Covid-19 sudah memetakan sasaran penerima vaksin, pembiayaan dan pengadaan vaksin, berikut jadwal dan anggaran vaksin Covid-19.

Baca Juga :  Sama-sama Berunjuk Rasa Tolak Omnibus Law, BEM SI dan SRMI Tak Mau Bergabung

Beberapa perusahaan pembuat vaksin, ujar Airlangga, telah menyampaikan komitmen untuk memasok vaksin Covid-19, seperti Sinovac, Sinopharm, dan Cansino.

Pembelian dan penyerahan vaksin akan dilakukan setelah uji klinis fase 3 diselesaikan. Beberapa perusahaan lainnya masih dalam tahap pembicaraan, seperti Astrazeneca, Novavax, Pfizer, dan CEPI.

“Sinopharm akan memasok 15 juta dosis vaksin pada 2020. Kemudian Cansino menjanjikan kita sekitar 100 ribu di akhir Desember dan tahun depan sekitar 15 juta dosis. Lalu dari Astrazenica 100 juta dosis,” ujar Airlangga.

Pembelian vaksin memerlukan pembayaran uang muka (down payment). Perpres 99/2020 memberikan dasar bagi pemerintah untuk melakukan pembayaran uang muka dalam pembelian vaksin yang masih dalam tahap penyelesaian uji klinis.

Baca Juga :  Pelajar Depok Yang Ikut Demo Omnibus Law Akan Dipersulit Cari SKCK, Ada Catataan: Pemohon Adalah Perusuh

Dana untuk pembelian vaksin sudah dianggarkan dan menjadi bagian dari anggaran PEN. Perkembangan yang sedang diselesaikan adalah menyiapkan pembayaran uang muka untuk pembelian vaksin Astra Zaneca 50 pct dari 100 juta dengan dana yang disediakan USD 250 juta atau Rp 3,7 triliun.

Lalu finalisasi perjanjian (MoU) dengan perusahaan-perusahaan penyedia vaksin Covid-19 yang akan melakukan kerjasama dengan BUMN, seperti Sinovac, Sinopharm, AstraZeneca, Novavax, dan sebagainya. Sementara pengadaan vaksin atau bahan baku Sinovac, Sinovarm ditangani melalui BUMN PT Biofarma.

www.tempo.co