SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Para pedagang di Pasar Kota Sragen dipastikan tak perlu resah terkait nasib mereka selama proses pembangunan atau revitalisasi total bangunan pasar tersebut.

Pasalnya Pemkab melalui Dinas Perdagangan sudah menentukan lokasi brak darurat yang akan digunakan sebagai lokasi jualan sementara para pedagang.

Kepastian itu disampaikan Kepala Dinas Perdagangan Sragen, Tedi Rosanto, Senin (26/10/2020). Ia menyampaikan hasil rapat koordinasi terakhir dengan Sekda, instansi terkait beberapa waktu lalu sudah memutuskan jalur Kliteh ke timur akan dijadikan lokasi brak darurat selama revitalisasi Pasar Kota.

Baca Juga :  Menguak Tabir Warung HIK Plus-Plus di Sragen. Penjualnya Diam-Diam Sediakan Layanan Maksiat di Atas Gerobak

“Hasil rapat, nanti lokasi brak darurat kita tempatkan di sepanjang jalan depan toko Klliteh ke timur sampai jalan Tentara Pelajar di sebelah utara palang. Sudah fix, itu lokasi braknya,” paparnya ditemui di ruang kerjanya.

Advertisement

Tedi menuturkan brak darurat tersebut disiapkan agar para pedagang bisa tetap melangsungkan aktivitasnya selama Pasar Kota dibangun. Sebagai pendukung, nantinya ada tiga ruas jalan yang akan ditutup.

“Yakni di sisi utara rel masuk ke timur kita tutup sampai Kliteh, kemudian pertigaan Garuda. Tambahannya di kios garuda ke utara. Nanti brak darurat dibuat di tengah jalan dan tetap ada akses jalan di kedua sisi. Sehingga motor dan becak tetap bisa lewat serta tidak menggangu kios yang ada di situ maupun permukiman warga,” terangnya.

Baca Juga :  Update Covid-19 Sragen Hari Ini, Tambah 16 Kasus Positif Baru, 34 Tunggu Hasil dan 15 Warga Isolasi Mandiri

Ia memastikan konsep brak darurat itu sudah melalui kajian bersama dinas terkait sehingga nantinya dipastikan tidak ada lalu lintas yang terganggu.

Sebab di beberapa ruas jalan yang ditutup untuk brak itu bukan termasuk jalur primer yang padat kendaraan.

Halaman:  
« 1 2 Selanjutnya › » Semua