JOGLOSEMARNEWS.COM Wisata Kuliner

Ternyata Menyeduh Teh Sebaiknya Tidak Pakai Air Mendidih, Ini Alasannya

Ilustrasi minuman teh. Foto: pexels.com
madu borneo
madu borneo
madu borneo

JOGLOSEMARNEWS.COM Teh mungkin sudah menjadi salah satu sajian minuman yang biasa bagi masyarakat Indonesia. Sajian teh juga dengan mudah ditemui baik di rumah-rumah, warung makan pinggir jalan, hingga restoran mewah.

Ada orang yang menyukai minuman teh yang disajikan dingin, maupun hangat. Ada yang menyukai tehnya terasa manis, ada juga yang lebih memilih tawar. Atau yang ditambahkan madu maupun susu.

Bagaimana pun cara penyajiannya, ternyata ada satu hal yang sebaiknya dihindari saat membuat minuman teh, yakni jangan menyeduh dauh teh dengan air mendidih. Mengapa?

Melansir dari Daily Mail, seorang pencicip makanan dan minuman profesional asal Inggris bernama Martin Isark mengatakan, rasa seduhan daun teh dapat berbeda-beda tergantung dari suhu air yang dipakai untuk menyeduhnya.

Baca Juga :  Ramalan Zodiak Hari Ini, Jumat 16 Oktober 2020: Leo Disarankan Bersabar, Scorpio Harus Optimis dan Percaya Diri

Menurutnya, menggunakan air mendidih 100 derajat celsius akan mematikan nuansa teh yang diinginkan. “Yang tersisa adalah rasa yang kuat dari tanin kering dan astringen,” kata dia.

Tanin adalah senyawa kimia yang memberi rasa kering dan agak pahit dalam minuman teh. Zat ini juga bisa mempengaruhi warna dari minuman teh saat disajikan. Selain itu, meninggalkan daun teh dalam air terlalu lama juga dapat membuat kenikmatan rasanya berkurang.

Isark merekomendasikan merebus air hingga mendidih dan mendinginkannya hingga suhu sekitar 80 derajat sebelum digunakan untuk menyeduh teh. Atau bisa juga dengan mencampurkan air dingin sekitar 20 persen. “Air mendidih akan mendingin kira-kira sepuluh derajat untuk setiap 10 persen air dingin yang ditambahkan,” ujar dia.

Baca Juga :  Ramalan Zodiak Hari Ini, Sabtu 17 Oktober 2020: Pisces Harus Hati-hati dalam Berkata-kata, Komunikasi Virgo Berjalan Lancar

Sedangkan untuk mendapatkan rasa daun teh secara maksimal, para ahli di Twinings merekomendasikan penggunaan air tawar. Selain itu mereka berpesan agar jangan merebus kembali air yang sudah pernah direbus karena air tersebut akan kehilangan semua kadar oksigennya. Dan ini akan membuat teh terasa agak hambar.

Pendiri Jing Tea, Edward Eisler, sepakat dengan saran tersebut. Dia mengatakan bahwa banyak teh terasa lebih enak bila dibuat dengan air yang lebih dingin. Air panas bisa mencegah pelepasan semua rasa maksimalnya.

Kini semua kembali terserah kepada Anda bagaimana ingin menyajikan minuman teh sesuai selera Anda. Tapi tidak ada salahnya juga mencoba saran di atas. Siapa tahu Anda akan menemukan rasa teh yang selama ini Anda inginkan.