JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Update Terbaru Kebakaran Pabrik Sepatu PT Eiro Kalijambe Sragen. Sudah 5 Jam, 7 Mobil Pemadam dan Puluhan Petugas Dikerahkan, Api Belum Juga Bisa Dipadamkan

Petugas Damkar saat berjibaku memadamkan kobaran api yang melahap pabrik sepatu di Saren, Kalijambe, Sragen, Sabtu (24/10/2020). Foto/Wardoyo
Madu Borneo
Madu Borneo
Madu Borneo

 

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Kebakaran yang melanda pabrik di Kalijambe, Sabtu (24/10/2020) siang sudah berlangsung hampir 5 jam.

Hingga pukul 21.00 WIB malam ini, kobaran api belum bisa dijinakkan. Sudah 7 mobil pemadam kebakaran dari berbagai daerah dan puluhan petugas dikerahkan di lokasi.

“Sampai saat ini, api masih berkobar dan pemadaman masih berlangsung. Api masih belum padam,” papar Kapolsek Kalijambe, Iptu Aji Wiyono, Sabtu (24/10/2020) malam.

Data terbaru yang diterima JOGLOSEMARNEWS.COM , hingga pukul 21.00 WIB total ada tujuh mobil pemadam kebakaran yang dikerahkan di lokasi.

Terdiri dari mobil damkar milik Sragen, Solo, dan Boyolali. Puluhan petugas masih berjibaku di lokasi untuk melokalisir kobaran api.

Kondisi gedung yang dipenuhi material spons mudah terbakar, membuat kobaran api terus menjadi.

Pabrik Spons Sepatu PT Eiro Foam dan Function di Salam, Saren, Kalijambe itu diketahui terbakar sekitar pukul 15.30 WIB.

Baca Juga :  Ratusan Petugas KPPS Pilkada Sragen Rame-Rame Pilih Mundur dan Tolak Rapid Test. KPU Kewalahan Bongkar Pasang Petugas Pengganti!

Pabrik terbakar setelah diawali bunyi ledakan di salah satu gedung. Fakta itu terungkap dari keterangan salah satu karyawan yang berada di lokasi kejadian. Data yang dihimpun, kebakaran terjadi pukul 15.30 WIB, saat pabrik masih beroperasi.

Dua karyawan yang mengetahui kejadian adalah Samidi (44), karyawan bagian kontruksi warga Dukuh Payaman RT  01/02, Kasihan, Ngadirojo, Wonogiri dan Endhy Kuswanto (32) tenaga kontruksi asal Dukuh Babahan RT 03/08, Sidomulyo, Purworejo, Purworejo.

Menurut keterangan keduanya kepada petugas, saat kejadian mereka sedang salat ashar di gedung 3. Selesai salat, mendadak mereka dikejutkan dengan suara ledakan dahsyat di gedung yang sama.

Kemudian mereka melihat bagian tumpukan bahan baku foam dalam keadaan sudah terbakar. Keduanya sempat mengambil alat pemadam api ringan (apar) yang ada dan mencoba memadamkan api.

Baca Juga :  Waspada, 3 Kantor Kecamatan di Sragen Mulai Terinfeksi Covid-19. Ada 4 PNS dan 2 Pegawai PNPM Dinyatakan Positif Terpapar Covid-19

Namun api tidak kunjung padam dan makin tak terkendali. Kemudian kedua petugas itu berteriak kepada karyawan lain untuk membantu memadamkan api.
Karena api makin membesar, mereka kemudian menghubungi pemadam kebakaran.

Berdasarkan data yang diterima JOGLOSEMARNEWS.COM , pabrik yang terbakar memiliki tiga gedung dan 2 lorong dengan setiap gedungnya berukuran 60 X 46 meter dengan lorong 60 X 10 meter.

Pabrik terbuat dari dinding tembok atap galfalum alas cor beton dan rangka baja.
Atas kejadian tersebut tidak terdapat korban jiwa, namun kerugian material belum diketahui dan masih dalam proses pemadaman.

“Tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu. Sampai saat ini api masih dalam proses pemadaman. Kerugian belum bisa dihitung karena masih menunggu api padam,” papar Kapolsek Kalijambe, Iptu Aji Wiyono, Sabtu (24/10/2020) malam. Wardoyo