JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Akhir Libur Panjang, Kamar Hotel-Hotel Tawangmangu Banjir Bookingan. Pesanan Melonjak Hingga 80 %

Foto/Beni
Madu Borneo
Madu Borneo
Madu Borneo

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM -Setelah Bupati Karanganyar, Jateng Juliyatmono mengumumkan bahwa kawasan wisata Tawangmangu dan sekitarnya aman dari keharusan untuk tidak melakukan rapid tes atau tes swab, para wisatawan menyerbu Tawangmangu dan ramai kembali.

Bahkan okupansi hotel serta penginapan mengalami lonjakan hingga 80%. Disinyalir wisatawan tidak lagi takut dengan adanya ancaman bahwa wisatawan akan dirapid tes atau tes swab.

Pantauan JOGLOSEMARNEWS pada sejumlah hotel Tawangmangu
diketahui banyak kedatangan arus wisatawan ke hotel-hotel di Tawangmangu untuk konfirmasi chek in hotel.

Umumnya wisatawan akan menikmati akhir momen long weekend atau libur panjang pada Sabtu hingga Minggu siang.

Pemilik Hotel Bukit Surya Tawangmangu Sukasno mengakui peningkatan volume booking hotel terjadi mulai Sabtu siang. Meskipun sebelumnya sejak Rabu-Jumat okupansi hotelnya lumayan dikisaran 40%.

“Ndak tahu mengapa yang jelas mulai Sabtu siang banyak pengunjung datang dan bookibg hotel saya sehingga 27 kamar saya full terisi semua hingga Minggu siang” ujarnya.

Baca Juga :  Gara-gara Sampah Muncul Kobaran Api Gegerkan Warga Ngringo Karanganyar. Kandang Purwanti Terbakar, Kerugian Puluhan Juta

Sukasno mensinyalir tingginya okupansi hotel tersebut mungkin saja karena faktor puncak moment long weekend.

Atau bisa jadi lanjut Sukasno karena ada kabar wisatawan sempat ketakutan masuk ke Tawangmangu seiring Tim Gugus Covid Provinsi Jateng secara bersamaan melakukan sampel tes swab di pintu masuk obyek wisata Grojogan Sewu.

Tak pelak berita itu menyebar luas di medsos hingga wisatawan ketakutan untuk masuk Tawangmangu.

Namun selanjutnya Bupati Karangnyar Juliyatmono keluarkan pengumuman bahwa Tawangmangu aman dari tes, swab dan tidak ada kewajiban wisatawan untuk melakukan tes swab saat akan masuk ke Tawangmangu.

” Yang jelas Sabtu hunian hotel penuh sehingga pelaku usaha wisata di Tawangmangu tak lagi resah seperti saat beredar ancaman tes swab bagi wisatawan,” serunya.

Sementara itu okupansi penginapan berbasis alam yakni supercamp di Sakura Hills Cemoro Kandang Tawangmangu juga mengalami kenaikan pesat hingga 90%.

Baca Juga :  3 Hari Meledak Jadi Zona Merah, DKK Karanganyar Bermimpi Bisa Rubah Jadi Oranye Saat HUT Kabupaten Besok. Bisakah?

Tercatat seluruh supercamp di Sakura Hills nyaris full booking untuk sesi Sabtu dan Minggu selama long weekend ini.

Menurut Arif Wibisono yang juga mewakili Manager Sakura Hills Parmin Sastro mengatakan secara umum okupansi momen long weekend di Sakura Hills mengalami kenaikan pesat dibanding hari biasa.

“Di sini ada 25 supercamp sudah full booking untuk Sabtu dan Minggu,” tandasnya.

Arif menjelaskan kapasitas sebanyak 10 orang sebagai pengganti tenda. Namun  berhubung masih pandemi covid maka dibatasi hanya 6 orang per satu supercamp untuk menginap bernuansa alam.

Adapun harga sewa supercamp sebesar Rp 500.000 per 24 jam menginap ditengah alam bernuansa pemandangan langsung Gunung Lawu serta bisa menyaksikan Kota Solo dari ketinggian.

“Biasanya para wisatawan menginap sambil foto selfi,” tukasnya. Beni Indra