JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Fakta Miris, Siswi SD yang Dibayar Rp 1 Juta untuk Layani Om-Om Maniak Kimcil di Hotel Tawangmangu, Ternyata Digarap Sambil Ditunggui Temannya. Korban Ditawarkan Lewat COD, Ketemunya di Salon Kecantikan!

Ilustrasi. Foto/JSnews

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM – Kasus persetubuhan yang dilakukan pria maniak kimcil atau anak di bawah umur berinisial A (30) warga Desa Joho, Mojolaban, Sukoharjo beberapa waktu lalu menyisakan cerita miris.

Bapak dua anak yang tega menyetubuhi seorang siswi SD berinisial AZ (12) yang juga asal Kabupaten Sukoharjo itu diduga sudah berkoordinasi dengan teman-teman korban sebelum kemudian menawar korban.

Ironisnya pelaku yang diduga maniak kimcil alias anak di bawah umur itu menyetubuhi korban yang masih duduk di bangku SD dengan iming-iming uang. Tak hanya itu, aksi persetubuhan dilakukan dengan ditunggui oleh teman korban yang masih berusia 12 tahun di dalam hotel.

Data yang dihimpun di Mapolres, korban yang masih bau kencur itu disetubuhi dua kali dalam semalam oleh pelaku.

Baca Juga :  Khawatir Picu Masalah Hukum, Rapat Desa Tohkuning Akhirnya Kembalikan Uang Potongan BLT Sebesar Rp 15 Juta

Aksi bejat itu dilakukan di sebuah hotel di Tawangmangu dan Jaten. Pelaku sebelumnya menjerat korban via medsos dan menjanjikan memberi uang Rp 1 juta dengan memakai sistem COD (cash on delivery) alias bayar di tempat.

Kasatreskrim Polres Karanganyar, AKP Tegar Satrio Wicaksono mengatakan berdasar laporan penyelidikan lengkap akhirnya tim Reskrim Polres Karanganyar berhasil membekuk pelaku di rumahnya.

“Pelaku sudah mengakui semua perbuatan serta modusnya. Termasuk menawarkan mahar Rp 1 juta meski akhirnya tidak terwujud karena korban hanya dijanjikan tapi tidak diberi uang sejuta,” tandasnya, Selasa (19/01/2021).

Atas perbuatannya, pelaku diancam Pasal 81 (2) UU Perlindungan Anak Nomor 17 Tahun 2016 dengan ancaman hukuman paling singkat 5 tahun penjara dan paling lama 15 tahun penjara serta denda paling banyak Rp 5 miliar.

Baca Juga :  Ratusan Truk Proyek Bikin Jalan Rusak, Warga Karanganyar Blokade Jalur Waduk Gondang

Libatkan Peran Temannya

Sementara dari kronologinya, kejadian tragis itu disinyalir melibatkan peran teman-teman korban. Sebab korban sebelumnya diperkenalkan temannya kepada A melalui medsos.

Pelaku terungkap sebelumnya sudah berkordinasi dengan 4 orang saksi untuk mendatangkan AZ yang menurut pengakuan pelaku sudah mengenal AZ.

Sedangkan dari 4 saksi itu hanya satu saksi NHS yang usinya setara dengan korban AZ yaitu 12 tahun, sementara tiga saksi lainnya yakni AW, DN dan P usianya antara 35-39 tahun.

Halaman selanjutnya »

Halaman :  1 2 Tampilkan semua
  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com