JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Semarang

Dua Anggota Positif Virus Corona, Contact Tracing di DPRD Grobogan Digencarkan

Petugas Dinas Kesehatan Kabupaten Grobogan menggelar rapid gen massal di lingkungan kantor DPRD Grobogan, kemarin. Foto: Istimewa
Madu Borneo
Madu Borneo
Madu Borneo

GROBOGAN,JOGLOSEMARNEWS.COM — Gelombang penularan virus corona atau covid-19 kembali menggema di Kabupaten Grobogan. Dua anggota DPRD Grobogan dinyatakan positif tertular virus corona. Keduanya, yakni Setyo Hadi dan Rio Ardian dari Fraksi PDI Perjuangan. Kini, keduanya menjalani isolasi mandiri.

Atas hal tersebut, pihak Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Grobogan telah bergerak cepat melakukan tracing atau pelacakan dengan menggelar pengetesan secara langsung. Metode pengetesan yang dipilih pihak Dinkes Grobogan. Rapid gen sebagai metode pengetesan agar hasilnya lebih cepat dan relatif lebih akurat.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Grobogan dr. Slamet Widodo, menegaskan, adanya dua anggota DPRD yang dinyatakan positif terpapar virus corona, petugas langsung fokus melakukan contact tracing. Menurut dia, metode pengetesan dengan menggunakan rapid gen.

“Rapid gen keluar hasilnya 15 menit. Tes ini dianggap tepat diterapkan karena anggota dewan banyak kegiatan. Begitu menunjukkan reaktif, maka orang tersebut akan diswab,” jelas dr. Slamet.

Baca Juga :  Tindaklanjuti Seruan Gubernur Ganjar, Disporapar Jateng Lakukan Sejumlah Langkah Untuk Tegakkan Prokes di Tempat Wisata

“Kita pakai rapid gen untuk mendeteksi apakah ada virus pada orang yang diperiksa. Jika tidak ada virus, maka muncul nonreaktif dan tentu itu juga negatif,” imbuh dia.

Menurut dr. Slamet rapid gen anggota dan staf dewan dilakukan menelusuri kontak erat usai dua anggota dewan terpapar covid-19.

“Semua dilakukan rapid gen. Ada 43 dewan yang ikut. Sisanya akan lakukan tes mandiri Dinas Kesehatan,” sambung dr. Slamet.

Ia menambahkan, pemeriksaan massal anggota DPRD dan staf dilakukan untuk kedua kali. Ppemeriksaan massal pertama dilakukan pasca-Sekda Kabupaten Grobogan mengumumkan diri positif Covid-19 beberapa bulan lalu.

“Tes dilakukan untuk mengetahui sejak dini potensi penularan Covid-19 di kalangan anggota DPRD Grobogan lantaran mereka sering melakukan kegiatan yang berhubungan langsung dengan masyarakat,” terang dia.

Baca Juga :  Guberbur Jateng Bersama KPU, Bawaslu dan Pihak Terkait Bahas Skenario Pelaksanaan Pilkada dalam Kondisi Darurat Pandemi dan Erupsi Gunung Merapi

“Antisipasi biar jelas kondisinya sehat atau memang ada gejala. Jika nanti ada yang reaktif akan dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” ucapnya.

Dikonfirmasi terpisah, Ketua DPRD Kabupaten Grobogan, Agus Siswanto, menyatakan, saat ini dalam melaksanakan tugas DPRD tetap mengikuti protokol kesehatan memakai masker selama pertemuan, mencuci tangan dan menjaga jarak.

“Sejak terjadinya pandemic virus corona melanda, kami terus mengimbau warga tetap mematuhi protokol kesehatan. Langkah ini untuk mencegah penyebaran Covid-19 di tengah masyarakat,” terang dia.

Menurut Agus, tes dilakukan untuk mengetahui sejak dini potensi penularan Covid-19 di kalangan anggota DPRD Grobogan lantaran mereka sering melakukan kegiatan yang berhubungan langsung dengan masyarakat.

“Antisipasi biar jelas kondisinya sehat atau memang ada gejala. Jika nanti ada yang reaktif akan dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” imbuh dia. Satria Utama