JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Wonogiri

Hari ini Pasar Sidoharjo Wonogiri Resmi Ditutup, Buka Kembali Jumat 13 November. Pedagang yang Hasil Swab Positif COVID-19 Wajib Lanjutkan Isolasi Mandiri

Tes swab pedagang pasar Sidoharjo Wonogiri. Foto : istimewa
Madu Borneo
Madu Borneo
Madu Borneo

WONOGIRI, JOGLOSEMARNEWS.COM — Hari ini, Selasa (10/11/2020) pasar Kecamatan Sidoharjo Wonogiri resmi ditutup. Pasar di pinggir jalur Wonogiri-Ponorogo itu akan buka kembali pada Jumat (13/11).

Kemarin, ratusan pedagang di pasar tradisional Sidoharjo, Wonogiri menjalani uji tes swab. Sebelumnya ada tujuh pedagang yang dinyatakan terkonfirmasi positif COVID-19. Sementara itu, penutupan pasar akan dilakukan mulai Selasa-Kamis (10-12/11).

“Kemarin para pedagang mengemasi barang-barang dagangannya yang bisa dibawa pulang. Selanjutnya diadakan penyemprotan desinfektan di pasar,” kata Camat Sidoharjo Sarosa kepada wartawan, Senin (9/11).

Menurutnya, penutupan dimulai dengan sosialisasi pada Minggu (8/11). Selanjutnya dilakukan tes swab terhadap seluruh pedagang di kantor Kecamatan Sidoharjo, Senin (9/11).

Baca Juga :  Akhirnya Terungkap Alasan Polres Wonogiri Raih Juara 1 Gelar Operasional 2020, Endingnya Diganjar ini dari Polda

Penutupan pasar dilakukan mulai Selasa-Kamis (10-12/11). Pasar baru akan dibuka kembali pada Jumat (13/11). Hal tersebut sebagai upaya pemutusan mata rantai COVID-19. Semua juga wajib mengikuti protokol kesehatan.

Dia menyatakan, terkait penutupan dilakukan di pasar Sidoharjo, Terminal Sidoharjo, pasar hewan, pasar kayu dan pasar kambing adalah kesepakatan bersama. Selain itu, pertokoan di sekitarnya juga diminta menyesuaikan.

“Kalau toko-toko mau tutup, malah lebih bagus. Tapi kalau buka harus benar-benar menjalankan protokol kesehatan, harus menyiapkan thermo gun, alat cuci tangan, dan masker untuk pengunjung yang tidak membawa masker,” jelasnya.

Baca Juga :  Setujukah Jika Obyek Wisata di Wonogiri Dibuka Kembali? Seperti ini Jawaban Pengelola Destinasi Wisata Hit di Kota Sukses

Ditambahkan, para pedagang juga mengharapkan agar para pedagang dari luar Kecamatan Sidoharjo juga dicegah masuk ke pasar tersebut. Pasalnya ada juga pedagang yang datang dari Kabupaten Magetan dan Kabupaten Karanganyar.

Kepala UPTD Puskesmas Sidoharjo Rukmi Budi mengatakan, hingga Senin siang sudah lebih dari 100 pedagang yang mengikuti tes swab. Sementara jumlah keseluruhan pedagang diperkirakan 500 orang. Hasil uji usap baru dapat diketahui dalam kurun waktu dua sampai tiga hari ke depan. Selama hasil uji lendir belum keluar maka pedagang diharapkan untuk melakukan karantina mandiri terlebih dahulu.
Pedagang yang hasilnya positif harus melanjutkan isolasi mandiri. Aria