JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Kenaikan UMK Karanganyar Bikin Pengusaha Berang, Serikat Buruh Siap Backup Gubernur. Sebut Siap Lawan Jika Apindo Menggugat

Ilustrasi demo buruh soal UMK. Foto/Istimewa

 

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM -Forum Komunikasi Serikat Pekerja Karanganyar (FKSPK) menegaskan siap meladeni jalur hukum berupa gugatan balik menghadapi ancaman Apindo Karanganyar yang menolak kenaikan UMK.

Pasalnya FKSPK menilai kenaikan UMK Karanganyar sebesar Rp 2.054 juta sudah realistis.

Ketua FKSPK, Eko Supriyanto mengatakan melihat situasi seperti ini sebaiknya Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Cabang Karanganyar harus legowo karena secara substansial kenaikan 3.27% itu relevan dibandingkan dengan kondisi ekonomi sekarang. Yakni laju inflasi sehingga upah buruh sudah sewajarnya naik.

Baca Juga :  UNS Kirimkan 15 Orang  Relawan Dokter Spesialis Tulang dan Bedah Serta Tim Medis dan Resque ke Cianjur

Apalagi Gubernur Jateng sudah memutuskan kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) sebagai dasar acuan kenaikan UMP. Dan terbukti 35 kabupaten/kota di Jateng juga menaikkan UMK.

“Bagi buruh keputusan Gubernur Jateng sudah tepat dan diikuti oleh langkah Bupati Karanganyar Juliyatmono yang mendorong kenaikan UMK meski berseberangan dengan Apindo,” tandasnya, Jumat (27/11/2020).

Baca Juga :  Kejari Karanganyar Limpahkan Berkas Dua Tersangka BumDes Berjo ke Pengadilan Tipikor Jateng

Dengan demikian, Eko mengatakan mestinya tinggal melaksanakan kenaikan UMK tersebut tidak perlu mengancam akan menggugat atau melakukan PHK.

Halaman selanjutnya »

Halaman :  1 2 Tampilkan semua
  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com