JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Wonogiri

Kepala SMAN 2 Wonogiri Sumanto Positif COVID-19, Pembelajaran Tatap Muka Alias Offline Jalan Terus, Siswa dan Orang Tua Diminta Tetap Tenang

Plt Bupati Wonogiri Edy Santosa (kanan) dan Kepala Dinas Kesehatan Wonogiri Adhi Dharma (tengah) memantau tes swab penumpang bus AKAP di Terminal Giri Adipura Krisak Selogiri. JSnews. Aris Arianto

WONOGIRI, JOGLOSEMARNEWS.COM — Kepala SMAN 2 Wonogiri Sumanto dinyatakan positif COVID-19. Kendati seperti itu, simulasi pembelajaran tatap muka (PTM) alias offline di sekolah tersebut tetap berlangsung.

Selain itu kalangan orang tua maupun siswa diminta tetap tenang. Terlebih yang bersangkutan tidak berkontak dengan para siswa. Yang bersangkutan tanpa gejala dan menjalani isolasi mandiri di rumah.

“Yang bersangkutan ini setelah di-swab belum pernah melakukan kontak sama sekali dengan siswa. PTM tetap jalan, siswa dan orang tua kami mohon tetap tenang,” ungkap Plt Bupati Wonogiri Edy Santosa kepada wartawan, Rabu (11/11/2020).

Menurut Plt Bupati, Sumanto menjalani uji swab pada Kamis (5/11) lalu. Kemudian hasilnya keluar pada Selasa (10/11). Sementara, hasil uji swab karyawan dan siswa keluar Minggu (8/11).

Semua guru, karyawan dan siswa yang ikut simulasi pembelajaran tatap muka yang sudah diswab hasilnya juga negatif. Protokol kesehatan yang dilakukan di SMAN 2 Wonogiri juga ketat.

Sejak awal, kata Edy Santosa, sudah ada kesepakatan. Dimana guru, karyawan dan siswa yang belum keluar hasil swab-nya tidak boleh mengikuti simulasi PTM.
Saat simulasi PTM dimulai sejak Senin (9/11) lalu, Sumanto dan satu orang guru lain bekerja dari rumah.

Baca Juga :  Apa Istimewanya Sih Wonogiri itu, Sampai-sampai Pejabat Lampung Barat Dibela-belain Jauh-jauh Datang Buat Ngangsu Kawruh, Eh Tapi Kok Infonya Membahas Soal Pisang Yah

“Maka kami mengimbau, baik siswa dan orangtua siswa yang menjalani simulasi PTM tidak khawatir. Sebab yang bersangkutan belum pernah berinteraksi dengan siswa setelah pengambilan sampel swab. Semuanya saya minta dapat lebih tenang. Kami ikut serta memantau jalannya simulasi PTM, ” tegas Edy.

Dia menjamin simulasi PTM tersebut dapat berjalan lancar sesuai SOP dengan protokol kesehatan yang ketat.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Wonogiri Adhi Dharma mengatakan, setelah hasil uji swab Sumanto keluar pada Selasa (10/11) pagi dan dinyatakan positif terkonfirmasi COVID-19, langkah cepat langsung dilakukan. Pihaknya kemudian melakukan tracing di sana. Alhasil, tidak ada pertemuan antara Sumanto dengan para siswa.

Selain itu, imbuh Adhi Dharma, mereka yang mengikuti simulasi PTM adalah siswa yang sudah mengikuti uji swab. Hasilnya, mereka dinyatakan negatif semua. Tak hanya siswa, guru dan karyawan juga telah lolos uji swab dan negatif COVID-19 pula.

Di sekolah itu sendiri dibuat zonasi. Guru yang sudah menjalani uji swab dipisah dengan guru yang belum uji swab. Mereka yang belum uji swab juga dilarang ikut mengikuti simulasi PTM.

Baca Juga :  Pemkab Magelang Tak Akan Buru-buru Gelar Pembelajaran Tatap Muka, Ini Alasannya

Sementara, Sumanto mengakui saat ini tengah menjalani isolasi mandiri. Kondisinya saat ini baik-baik saja. Dia juga meminta doa agar segera sembuh dari Corona. Dia mengaku belum pernah bertemu dengan para siswanya.

Selama menjalani isolasi mandiri, Sumanto menyatakan tak keluar dari rumahnya di Slogohimo. Besar harapan agar mata rantai persebaran COVID-19 dapat terputus.

Kepala SMAN 2 Wonogiri ini menuturkan, awalnya pada Rabu (4/11) lalu, dia sempat menjalani rapid test sebelum pergi ke Jakarta mendatangi undangan yang didapatnya beberapa waktu lalu. Hasil rapid test-nya adalah nonreaktif. Selanjutnya, pada Kamis (5/11), ia ikut swab disekolah dan langsung pulang ke rumah. Bahkan, sampai simulasi dimulai, dirinya belum pernah datang ke sekolah.

Dia mengaku selama ini sudah menjalankan protokol kesehatan secara ketat .Tak hanya saat berpergian, namun perilaku itu juga dilakukan di dalam rumahnya dan tempat dia bekerja selama ini. Belum diketahui darimana dia terinfeksi. Aria