JOGLOSEMARNEWS.COM Nasional Jogja

Warga Patuk Gunungkidul Geger Temukan Mayat Pria Penuh Luka

Ilustrasi mayat
Madu Borneo
Madu Borneo
Madu Borneo

GUNUNGKIDUL, JOGLOSEMARNEWS.COM  – Warga Kelurahan Karangsari, Kapanewon Patuk, Gunungkidul heboh dengan penemuan sesosok jasad pria yang tergeletak di tepi Jalan Yogya-Wonosari Kilometer 22.

Diduga, pria tersebut merupakan korban pembunuhan.

Saat dikonfirmasi, Kapolsek Patuk Kompol Hendra Prastawa menyampaikan, jasad tersebut ditemukan oleh dua orang warga yang tengah melintas, Rabu (11/11/2020) sekitar pukul 03.00 WIB.

“Keduanya curiga melihat ada tubuh pria tergeletak di pinggir jalan. Begitu didekati, ternyata sudah tidak bernyawa,” papar Hendra pada wartawan,

Dua warga ini pun langsung melapor ke petugas di Mapolsek Patuk.

Baca Juga :  Pusat Izinkan Buka Pendidikan Tatap Muka Januari 2021, Pemkot Yogya Tak Akan Paksakan Diri

Tak berapa lama, aparat langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan pengecekan dan melakukan pendataan.

Saat ditemukan, korban masih mengenakan pakaian lengkap dengan helm di kepala dan sandal di kaki.

Tak jauh dari korban ditemukan satu unit ponsel dan sepeda motor yang diduga dimiliki korban.

“Namun petugas tidak menemukan identitas korban. Kami melakukan penelusuran dari ponsel yang digunakan,” kata Hendra.

Dugaan pembunuhan mencuat lantaran tubuh korban ditemukan dalam kondisi luka-luka.

Pemeriksaan awal menyimpulkan luka tersebut disebabkan oleh benda tajam.

Hendra mengatakan saat ini jasad dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Yogyakarta untuk diperiksa lebih lanjut.

Baca Juga :  Intensitas Kegempaan Gunung Merapi Kian Meningkat, Sehari Terdengar 10 Kali Suara Guguran

Ia juga mengungkapkan pihak keluarga sudah mengetahui peristiwa ini dan saat ini sudah menuju ke rumah sakit untuk memastikan identitas korban.

“Pihak keluarga sempat menelepon ke ponsel korban. Terkait identitas belum bisa dipastikan karena komunikasi dengan pihak keluarga belum sampai ke sana,” ungkapnya.

Meski begitu, Hendra memperkirakan pria tersebut berumur antara 35 sampai 40 tahun.

Pihaknya pun masih terus melakukan penyelidikan terkait kasus ini, termasuk melakukan olah TKP pagi tadi.

www.tribunnews.com