JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Misteri Tewasnya Wanita Pembubut Bulu di Kios Pasar Nglangon Sragen Akhirnya Terkuak. Begini Hasil Olah TKP Polisi

Tim relawan dan petugas saat mengevakuasi jasad korban. Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Warga di Pasar Nglangon, Sragen digegerkan dengan meninggalnya seorang wanita pekerja di wilayah pasar itu, Jumat (6/11/2020).

Perempuan paruh baya bernama Parmi (50) asal Dusun Gesing RT 2/7, Ngrandu, Geyer, Grobogan itu ditemukan meninggal setelah sempat merintih kesakitan.

Perempuan yang diketahui berprofesi sebagai tukang bubut bulu ayam itu meregang nyawa setelah sebelumnya mengejang.

Data yang dihimpun di lapangan, korban ditemukan tewas sekitar pukul 07.00 WIB. Menurut keterangan teman korban, Jumilah (39) saat diinterogasi aparat, semula korban dan dirinya sempat ngobrol.

Baca Juga :  Ngeblong Lampu Merah, Bus EKA Ugal-Ugalan Gasak Mahasiswi di Proliman Terminal Lama Sragen. Korban Alami Robek Kepala 5 Sentimeter dan Kesadaran Menurun

Dari hasil olah TKP kepolisian, kronologinya nermula ketika korban tengah ngobrol dengan temannya. Sejenak kemudian, korban mengeluh sakit bagian perut.

Korban terus merintih dan sejurus kemudian ambruk, lemas tanpa daya.

Melihat temannya kesakitan, Jumilah langsung berteriak minta tolong dan memberitahu lurah pasar, Margono.
Belum sempat diberikan penanganan, korban sudah meninggal dunia.

Kapolres Sragen AKBP Yuswanto Ardi melalui Kapolsek Sragen Kota, Iptu Mashadi membenarkan kejadian itu. Menurutnya dari hasil pemeriksaan fisik dari tim medis dan inafis, tidak ditemukan tanda kekerasan dan penganiayaan.

Baca Juga :  Detik-detik Mobil Mahasiswi Cantik Hancur Tertabrak Kereta Api di Gemolong Sragen Hingga Terpental ke Saluran. Mobil Sempat Mendadak Mati Saat Melintas Tepat di Atas Rel

“Tidak ada tanda kekerasan atau penganiayaan. Tidak ada gejala apapun, sebelumnya masih sempat ngobrol. Tahu-tahu mengeluh lambungnya perih dan kejang-kejang lalu meninggal,” paparnya kepada JOGLOSEMARNEWS.COM , Jumat (6/11/2020).

Wakil Ketua PMI Sragen, Soewarno mengatakan seusai menerima laporan, timnya langsung diterjunkan ke lokasi. Karena korban sudah meninggal, almarhumah langsung dibawa ke RSUD dr Soehadi Prijonegoro Sragen menunggu dijemput pihak keluarga. Wardoyo