JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Terpapar Covid-19, Warga Sragen Kulon Meninggal Dunia. Sempat Dirawat di RSUD Moewardi Solo

Foto pemakaman jenazah anggota dprd yang meninggal PDP Corona dan ditolak warga. Foto/Teras.id
Madu Borneo
Madu Borneo
Madu Borneo

 

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Kasus kematian pasien covid-19 di Sragen terus bertambah. Sebanyak satu warga dilaporkan meninggal dunia karena positif terpalar covid-19, Sabtu (31/10/2020).

Data yang dilansir Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Sragen, Sabtu (31/10/2020) malam pasien tersebut diketahui berinisial  RAS.

Pasien berusia 53 tahun itu diketahui berasal dari Kelurahan Sragen Kulon, Kecamatan Sragen Kota.

Pasien tersebut meninggal setelah sempat menjalani perawatan intensif di RSUD dr Moewardi Solo.

Baca Juga :  Tambah 11 Warga Positif dan 1 Meninggal, Kasus Covid-19 Sragen Melaju Jadi 1.120. Ada 1084 Warga Kontak Erat, Total Sudah 111 Warga Meninggal Dunia

“Ada satu pasien positif yang meninggal dunia. Sempat dirawat di RSUD Moewardi Solo. Hasil swabnya dinyatakan terkonfirmasi covid-19,” papar Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sragen, Tatag Prabawanto, Sabtu (31/10/2020).

Karena positif covid-19, maka pemakaman pasien itu dilakukan sesuai protokol covid-19. Yakni dari rumah sakit langsung dibawa ke pemakaman dan dimakamkan oleh petugas berpakaian APD lengkap tanpa disemayamkan di rumah duka.

Baca Juga :  Gawat, Belasan Petugas Linmas Penjaga TPS di Tanon Sragen Rame-rame Menolak Rapid Test. Empat Petugas KPPS Yang Reaktif Juga Menolak Diswab, Satu Orang Nekat Rapid di Mantingan Ternyata Hasilnya Beda!

Dengan tambahan 1 kasus meninggal tersebut, hingga kini total warga yang meninggal dunia tercatat mencapai 92 orang.

Rinciannya 55 suspek, 34 positif, 1 ODP asal Jati Sumberlawang, 1 PP balita asal Kedawung dan satu pasien positif sembuh lalu meninggal asal Sribit Sidoharjo.

Tatag yang juga Sekda Sragen sangat berharap warga makin waspada dan menaati protokol kesehatan. Yakni senantiasa cuci tangan, memakai masker, menjaga jarak dan menghindari kerumunan. Wardoyo