JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

UMP Jateng Naik, UMK Sragen 2021 Masih Tunggu Pembahasan Dewan Pengupahan. Disnaker Berharap Usulan Bisa Satu Angka!

Ilustrasi uang


Institut Sains Teknologi Kra
Institut Sains Teknologi Kra
Institut Sains Teknologi Kra

 

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM
Upah Minimum Kabupaten (UMK) Sragen tahun 2021 masih misteri. Meski Gubernur Jateng sudah menaikkan besaran Upah Minimum Provinsi (UMP), Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) belum bisa memprediksi atau memastikan apakah UMK Sragen mengalami kenaikan atau tidak.

Mengacu SK Gubernur tahun lalu, UMK Sragen 2020 dipatok di angka Rp 1,815,914. Plt Kepala Disnaker Sragen, Zubaidi mengatakan pihaknya belum bisa berkomentar perihal UMK Sragen 2021.

Masalah itu baru akan dirapatkan dengan dewan pengupahan bersama Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) pekan depan.

“Kita belum bisa bicara apa-apa soal UMK. Minggu depan baru akan kita bahas,” paparnya, Minggu (8/11/2020).

Baca Juga :  Polres Sragen Salurkan 20 Paket Beras untuk Warga Terdampak Covid-19 di Kecamatan Kedawung

Zubaidi menjelaskan pembahasan nantinya juga akan melibatkan serikat buruh. Dari provinsi, usulan UMK kabupaten sangat diharapkan hanya satu angka alias angka yang sudah disepakati bersama.

Ia menyampaikan dalam pembahasan usulan UMK, kabupaten tetap akan berpedoman pada UMP dan UMK tahun lalu dengan mempertimbangkan komponen-komponen lain.

“Sejauh ini belum ada usulan angka baik dari buruh maupun pengusaha. Kita juga masih nunggu teman-teman di Solo Raya kelihatannya juga masih belum,” imbuhnya.

Meski UMP Jateng naik, ia belum berani menggaransi UMK daerah juga otomatis naik. Sebab kondisi di daerah nantinya akan tergantung dari hasil pembahasan dewan pengupahan yang di dalamnya asa perwakilan pengusaha maupun buruh. Wardoyo