JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Terus Melejit, Kasus Covid-19 Karanganyar Terus Melejit Tembus 2.229 Kasus Hari Ini. Total Sudah 223 Warga Meninggal Dunia

Ilustrasi pemakaman protokol covid-19. Foto/Wardoyo

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM – Kasus corona virus atau covid-19 di Karanganyar terus menunjukkan tren peningkatan memprihatinkan.

Hingga Kamis (17/12/2020) siang ini, jumlah kasus warga covid-19 di Bumi Intanpari sudah meroket mencapai 2.229 orang.

Tidak hanya itu, jumlah pasien suspek di Karanganyar juga terus menanjak dengan tren warga meninggal juga makin bertambah.

Fakta itu terungkap dari data update covid-19 yang dirilis oleh website resmi Pemkab Karanganyar di laman covid19.karanganyarkab.go.id.

Berdasarkan data terbaru yang dirilis hingga Kamis (17/12/2020) petang, jumlah kasus positif covid-19 sudah mencapai angka 2.229 orang.

Baca Juga :  Lagi, 3 Warga Sragen Kembali Meninggal Dunia Hari Ini Positif Terpapar. Satu Korban Masih Sangat Muda, 2 Orang Sama-sama Berinisial K

Dari jumlah kasus itu, 374 orang masih dirawat, 1753 sembuh dan 102 meninggal dunia. Kemudian untuk kategori suspek covid-19 juga bertambah mencapai angka 2.888 pasien.

Dari jumlah itu, 2723 orang dinyatakan selesai pantauan, 104 orang masih dirawat dan 61 orang meninggal dunia.

Sementara, hingga hari ini jumlah warga yang meninggal dunia terkait covid-19 tercatat sudah melesat mencapai 223 orang.

Rinciannya ada 102 warga meninggal dengan status positif covid-19, 61 warga meninggal dengan status suspek covid-19 dan 60 warga meninggal dalam status probabel.

Baca Juga :  Truk Pengangkut Minuman Kemasan Terguling di Jalur Tembus Karanganyar-Magetan, Ribuan Botl Tercecer di Jalan

Atas fakta itu, Ketua Tim Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Karanganyar, Juliyatmono dalam beberapa kesempatan selalu mengingatkan agar masyarakat menaati aturan dan menerapkan protokol kesehatan.

Menurut Juliyatmono, berbagai upaya juga terus dilakukan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 ini.

“Kita ingin lebih masif lagi melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait penerapan protokol kesehatan. Masyarakat jangan terlena seolah tidak terjadi apa-apa, kembali seperti tidak ada corona,” katanya. Wardoyo