JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Semarang

Biadab, Mayat Bayi Baru Lahir Dibuang di Selokan Irigasi Tambakan Ajibarang. Polisi Duga Baru Berusia 6 Bulan di Kandungan Lalu Dipaksa Lahir dan Dibuang!

Evakuasi penemuan mayat bayi. Foto/Humas Polda

WhatsApp Image 2020 12 17 at 08.30.48 750x536 1
Evakuasi penemuan mayat bayi. Foto/Humas Polda

BANYUMAS, JOGLOSEMARNEWS.COM – Warga Grumbul Tambakan, Desa Ajibarang Kulon, Kecamatam Ajibarang, Kabupaten Banyumas digegerkan dengan penemuan sesosok mayat bayi laki-laki yang tersangkut di saluran air irigasi, Rabu (16/12/2020) pagi.

Penemuan mayat bayi tersebut di ketahui pertama kali oleh Sarno (50), warga RT 3/10 Desa Ajibarang Kulon yang pada saat itu akan mengaliri sawah.

Saat itu ia curiga melihat ada benda tersangkut di pipa saluran air irigasi yang setelah di hampiri ternyata benda tersebut merupakan sesosok mayat bayi laki yang baru dilahirkan.

Baca Juga :  Gubernur Ganjar Sebut Rasanya Seperti Digigit Semut Saat Disuntik Vaksin Covid-19. Kapolda Jateng Mengaku Tak Rasakan Apa-apa

Selanjutnya Sarno memberitahukan penemuan mayat bayi tersebut ke pemerintah desa setempat yang kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Ajibarang, Polresta Banyumas, Polda Jawa Tengah.

Kapolsek Ajibarang beserta anggota dan tim Inafis Polresta Banyumas langsung menuju TKP (tempat kejadian perkara) dan bersama sama petugas dari Puskesmas 1 Ajibarang mengevakuasi mayat bayi laki-laki tersebut.

Kapolresta Banyumas Kombes Pol. Whisnu Caraka melalui Kapolsek Ajibarang AKP Wawan Dwi Leksono menuturkan bahwa dari hasil pemeriksaan medis, mayat bayi tersebut berjenis kelamin laki-laki dengan panjang 36cm dan berat 1,3kg.

Baca Juga :  Vaksinasi Covid-19 Hari Pertama, 131 Warga Semarang Tak Datang, 18 Orang di Solo Dikeluarkan dari Daftar dan 18 Orang Ditunda!

Bayi diperkirakan umur dalam kandungan 6-7 bulan dengan tali pusar terpotong. Diduga bayi tersebut dibuang setelah dilahirkan.

“Untuk pelaku sendiri kami masih melakukan penyelidikan, Kami sudah meminta keterangan dari beberapa warga yang menemukan korban maupun warga di sekitar TKP,” tandasnya. Edward