JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Solo

Angka Kematian Covid-19 Solo Capai 179 Orang, Rudy : Semua Memiliki Riwayat Penyakit Bawaan

Ilustrasi virus corona. Pixabay

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM — Angka penyebaran paparan virus Corona di Kota Solo masih terus bergerak masif. Tidak hanya bertambah pada jumlah kasus positif, beberapa pekan terkakhir juga terjadi peningkatan pada jumlah pasien meninggal dunia karena covid-19.

Per Rabu (16/12/2020), Satgas Penanganan Covid-19 Solo mencatatkan jumlah kasus positif covid-19 mencapai 3.556 kasus. Dari jumlah tersebut, tercatat 179 kasus diantaranya meninggal dunia.

Sedangkan 2.143 orang dinyatakan sembuh, 1.053 lainnya menjalani isolasi mandiri. Lalu sebanyak 181 orang dirawat di RS.

Baca Juga :  Tinjau Solo, Gubernur Ganjar Dorong Percepatan Vaksinasi Covid-19

Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo mengakui adanya peningkatan kasus kematian akibat covid-19 tersebut. Dia mengklaim seluruh pasien meninggal dunia memiliki riwayat penyakit bawaan atau komorbid.

“Iya, meningkat (angka kematian-red). Hampir semuanya komorbid. Jadi warga dengan komorbid atau penyakit bawaan memang lebih rentan,” urainya.

Di sisi lain, Rudy juga mengakui bahwa masih ada warga yang abai menerapkan 3M yang selalu diserukannya. Padahal, menjaga 3M tersebut merupakan cara efektif untuk menangkal penyebaran virus Corona saat ini.

Baca Juga :  PPKM Solo Diperpanjang, Rudy Tegaskan Bukan Pelarangan, Pasar Tumpah dan Tempat Hiburan Malam Boleh Buka

“Masyarakat masih ada yang abai. Padahal selalu saya tekankan untuk tidak kendor menerapkan 3M, memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan menggunakan sabun. Lha bagaimana lagi, itu cara yang paling efektif,” ujarnya. Prihatsari