JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Badai Covid di Karanganyar, Total Bantuan untuk Warga Sudah Mencapai Rp 24 Miliar. Bupati Yuli Minta Warga Tak Panik

Waluyo Dwi Basuki. Foto/Beni

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM – Rekapitulasi bantuan Pemkab Karanganyar untuk warga terdampak covid yang disalurkan khusus melalui Dinas Sosial Dinsos setempat senilai Rp 24 miliar.

Bantuan tersebut disalurkan dalam berbagai varian bentuk termasuk sembako dan lainnya.

Adapun alokasi bantuan warga terdampak covid untuk Tahun Anggaran 2021 masih akan diusulkan, namun diperkirakan besarannya lebih kecil dibanding tahun 2020.

Pasalnya program recovery pemulihan ekonomi yang dilakukan Pemkab Karanganyar terhadap dampak pandemi covid sudah menyasar sehingga diperkirakan tren jumlah warga terdampak covid mengalami penurunan hingga 50 % .

Kepala Dinas Sosial Karanganyar, Waluyo Dwi Basuki mengatakan meskipun tren covid memasuki tahun 2021 mengalami perubahan alias varian baru, namun tetap saja tidak sedahsyat saat awal tahun 2020 yakni saat ganasnya pandemi covid.

Baca Juga :  Tim Sidak Karanganyar Dibikin Terkaget-Kaget, Ada Penyedap Rasa Kedaluwarsa 2017 Masih Dijual Bebas. Ada Obat Daftar G dan Keras Juga Dijual di Kios Sayuran

“Kemungkinan besar tingkat warga terdampak covid tahun depan tidak separah seperti yang terjadi pada 2020,” tandasnya, Selasa (29/12/2020).

Meski demikian Basuki menyebut Dinsos tetap melakukan antisipasi dan tetap memberikan bantuan bagi warga terdampak covid.

Setidaknya bantuan sembako bagi warga terpapar dan menjalani isolasi tetap akan diberika dan diperkirakan jumlahnya yang terpapar lebih kecil dibanding tahun lalu.

“Tetap kami siapkan bansos selama covid ini belum berakhir,” ujarnya.

Dijelaskan Basuki diakhir tahun ini Dinsos menyalurkan bantuan sebesar Rp1.256 miliar untuk all varian.

Yakni bantuan untuk 500 orang warga Program Keluarga Harapan PKH yang mengundurkan diri diberikan masing-masing satu kompor gas dan diberikan piagam.

Selanjutnya bantuan berupa santunan kepada 347 orang warga miskin yang meninggal dunia, masing-masing mendapat bantuan Rp1 juta per orang. Dan yang terakhir bantuan untuk korban bencana sebanyak 357 orang sedangkan nilai bantuannya bervariasi.

Baca Juga :  Tragedi Keracunan Takjil di Karangpandan, Satu Warga Meninggal Dunia, Tinggal 9 Warga yang Masih Dirawat

“Untuk korban korban bencana kategori berat mendapat sebesar Rp5 juta per KK, rusak sedang sebesar Rp3.5 juta per KK dan rusak ringan Rp 1.5 juta per KK,” ungkapnya.

Sementara itu, Bupati Karanganyar Juliyatmono menghimbau agar bantuan tersebut dapat dimanfaatkan sebaik mungkin. Selain itu Bupati menghimbau semua warganya agar waspada terhadap covid 19 dan terus menjaga protokol kesehatan.

“Saya minta masyarakat terus menjaga diri, waspada dan jangan panik menghadapi pandemi covid. Terus menjaga kesehatan dan mentaati protokol kesehatan,” tandasnya. Beni Indra