JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Solo

Seorang Pegawainya Meninggal Karena Covid-19, Puskesmas Gajahan Ditutup, Pelayanan Kesehatan Dialihkan ke Jayengan dan Sangkrah

Ilustrasi tenaga medis. Pixabay

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM — Pemkot Solo melalui Dinas Kesehatan Kota (DKK) Solo menutup sementara operasional Puskesmas Gajahan. Sementara ditutup, pelayanan kesehatan dialihkan ke dua puskesmas lain yaitu Puskesmas Jayengan dan Puskesmas Sangkrah.

Kepala DKK Solo, Siti Wahyuningsih mengungkapkan, Puskesmas Gajahan ditutup sementara mulai Senin (28/12/2020) setelah salah satu pegawainya meninggal dunia karena covid-19.

“Salah satu pegawainya yaitu staf bagian administrasi meninggal dunia Minggu (27/12/2020) sore. Sebelumnya dia sempat dirawat di RS sejak tanggal 21 Desember 2020. Karena ada beberapa keluhan, kemudian dires swab dan hasilnya keluar Minggu (27/12/2020) pagi, ternyata positif covid-19. Sorenya dikabarkan meninggal dunia,” paparnya, Senin (28/12/2020).

Baca Juga :  Tinjau Solo, Gubernur Ganjar Dorong Percepatan Vaksinasi Covid-19

Selama dilakukan penutupan, DKK melakukan tracing terhadap kontak erat dan kontak dekat pasien meninggal dunia tersebut di Puskesmas Gajahan. Hasilnya, sementara ini terdapat sekitar 30 pegawai lainnya yang masuk dalam tracing.

Baca Juga :  Jadi Orang Pertama di Solo yang Vaksinasi Covid-19, Kapolresta: Tidak Terasa dan Kondisi Saya Saat ini, Sangat Sehat dan Sangat Bugar

“Dan mereka dites swan Senin (28/12/2020) ini. Hasilnya belum keluar. Nanti penutupan dan dibuka kembali menunggu hasil swab hasil tracing tersebut keluar,” imbuhnya.

Ning memutuskan untuk mengalihkan layanan kesehatan pasien dari Puskesmas Gajahan ke dua puskesmas karena Puskesmas Sangkrah memiliki pasien dengan jumlah banyak.

“Pasien di Puskesmas Sangkrah kan banyak, jadi dikhawatirkan menumpuk. Maka dipecah menjadi dua puskesmas tersebut pengalihannya,” tukasnya. Prihatsari