JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

Jokowi Tak Akan Lindungi Siapapun yang Korupsi

Presiden Joko Widodo saat memberikan sambutan dalam Milad ke-108 Muhammadiyah secara virtual. Foto: YouTube/ Muhammadiyah Channel

JAKARTA, JOGLOSEMAR.COM – Dua menterinya terlibat kasus korupsi, Presiden Joko Widodo (Jokowi) melontarkan ketegasannya.

Jokowi menegaskan tidak akan melindungi siapa pun yang terlibat kasus korupsi. Hal itu dia sampaikan untuk merespon penetapan tersangka Menteri Sosial atau Mensos Juliari Batubara oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Saya tidak akan melindungi yang terlibat korupsi,” ujar Jokowi di kanal YouTube Sekretariat Presiden, Minggu (6/12/2020).

Baca Juga :  GeNose Bakal Digunakan Massal, Epidemiolog UI: UGM Harusnya Butuh Waktu 1 Tahun untuk Uji Coba

Jokowi menyebut, pemerintah percaya bahwa KPK bekerja dengan baik, transparan, terbuka dan profesional.

“Dan pemerintah konsisten mendukung upaya pencegahan dan pemberantasan korupsi,” ujar Jokowi.

Sebaagaimana diketahui, KPK menetapkan Menteri Sosial Juliari Batubara menjadi tersangka korupsi bantuan sosial atau Bansos Covid-19 pada dini hari.

Politikus PDIP itu diduga menerima Rp 17 miliar dari dua kali proyek pengadaan bansos saat pandemi.

Baca Juga :  VIRAL Jenazah Suami Diangkut Mobil Bak Terbuka Berwarna Putih, Istri Mengaku Tak Punya Uang Rp 800.000 untuk Sewa Ambulans

Selain Juliari Batubara, KPK juga menetapkan dua pejabat pembuat komitmen di Kementerian Sosial, Adi Wahyono, dan Matheus Joko Santoso. Adapun, dua pihak swasta Ardian I.M dan Harry Sidabuke ditetapkan menjadi tersangka pemberi suap.

KPK menduga mereka menarik fee sebanyak Rp 10.000 dari tiap paket sembako yang disalurkan ke masyarakat di Jabodetabek. Adapun setiap paket sembako itu seharga Rp 300.000.

www.tempo.co