JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Kades Pungsari Plupuh dan Satu Perangkatnya Positif Terpapar Covid-19. Sumber Penularan Masih Misteri, Kalau Nggak Manut Bakal Dijemput ke Technopark!

Ilustrasi positif covid-19. Foto/Pixabay

 

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Kades Pungsari, Kecamatan Plupuh, Sragen, JS, dinyatakan positif terpapar covid-19. Tidak hanya itu, satu perangkat desa di Pemdes itu juga dinyatakan positif.

Kades berusia 38 tahun itu dinyatakan positif setelah hasil swabnya menunjukkan tanda positif pada Rabu (9/12/2020).

Selain Kades, satu perangkat menjabat sebagai Kaur atau Kasi, berinisial IA (27) juga positif pada hari yang sama.

Data yang dihimpun JOGLOSEMARNEWS.COM , JS dan IA ketahuan positif setelah hasil swab mereka keluar dua hari lalu. Setelah positif, Kades JS memilih isolasi mandiri di rumah dengan pengawasan dari Puskesmas.

Baca Juga :  Innalillahi, Kapolsek Plupuh Sragen Kompol Marsidi Ternyata Meninggal Karena Positif Terpapar Covid-19. Sempat Alami Batuk Disusul Sesak Nafas Hebat

Sedangkan IA menjalani isolasi mandiri di Technopark Sragen. Camat Plupuh, Sumarno membenarkan bahwa Kades Pungsari positif terpapar covid-19 bersama satu kaur.

“Iya benar, Kades Pungsari dan satu perangkatnya positif. Hasil swabnya keluar pada saat Pilkada kemarin Hari Rabu tanggal 9 Desember,” paparnya kepada JOGLOSEMARNEWS.COM , Jumat (11/12/2020).

Camat menguraikan Kades memang tidak diisolasi di Technopark karena berbagai pertimbangan. Yang bersangkutan juga menyatakan siap isolasi mandiri di rumah dengan pengawasan dari petugas Puskesmas.

“Kemarin sudah saya sampaikan kalau tidak mematuhi isolasi mandiri, nanti kita jemput untuk diisolasi ke Technopark juga,” tukasnya.

Baca Juga :  Berikut Daftar 13 Warga Sragen Positif Terpapar dan Meninggal Dunia Hari Ini. Sragen Kota, Masaran dan Gondang Lagi-Lagi Mendominasi

Ia menambahkan hingga kini belum diketahui darimana sumber penularan pada Kades dan satu perangkatnya itu. Sementara sebagai tindaklanjut, semua yang kontak erat sudah diswab dari DKK.

Dari lingkungan kantor desa, ada sekitar 6 perangkat desa yang diswab karena kontak erat dengan kades dan kaur. Mereka saat ini juga diisolasi mandiri sambil menunggu hasil swab keluar.

“Sudah diswab perangkat yang kontak erat. Ada sekitar lima atau enam perangkat desa. Ini masih nunggu hasilnya. Kantor desa juga langsung disemprot desinfektan,” tandas Camat. Wardoyo