JOGLOSEMARNEWS.COM Nasional Jogja

Sekolah Tatap Muka DIY Belum Ditentukan Kapan Dimulai, Sekda: Paling Cepat Mungkin Februari

Ilustrasi penerapan disiplin protokol kesehatan di dunia pendidikan. Istimewa

YOGYAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM — Pembelajaran atau sekolah tatap muka di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) belum ditentukan kapan akan dimulai. Sekda DIY Kadarmanta Baskara Aji mengatakan pihaknya masih mempertimbangkan terkait kasus Covid-19 yang masih terus naik di DIY.

“Kita akan lihat. Kalau paling cepat kita lakukan (kemungkinan) Februari,” kata Aji di Kompleks Kepatihan, Yogyakarta, Rabu (23/12/2020).

Pihaknya juga masih melihat perkembangan dari perkuliahan tatap muka di perguruan tinggi. Jika tidak terjadi klaster baru di lingkungan perguruan tinggi saat memulai perkuliahan tatap muka, maka kebijakan untuk memulai sekolah tatap muka di jenjang pendidikan dasar hingga menengah kemungkinan akan dilakukan.

Baca Juga :  Awas, ASN di DIY yang Tak Penuhi Target Kerja Selama WFH Sudah Diadang Sanksi

“Kalau mahasiswa masih belum jalan, kita belum berani untuk mengambil kebijakan di bawahnya. Jadi sekarang kita belum memutuskan kapan proses tatap muka dimulai,” ujar Aji.

Hingga saat ini, belum ada pengajuan dari sekolah di DIY yang siap untuk memulai tatap muka. Berdasarkan laporan baik dari dinas pendidikan di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota, sekolah menyerahkan keputusan memulai pembelajaran tatap muka kepada pemerintah daerah.

Baca Juga :  Tragis! Tersinggung Ucapan di Video Call, Pria Sewon Bantul Tebas Leher Kawannya Hingga Tewas

“Kita harus hati-hari betul dan Pak Gubernur (DIY) juga sudah mewanti-wanti, kesehatan peserta didik itu harus diutamakan,” jelasnya.

Walaupun begitu, bagi sekolah yang nantinya akan memulai pembelajaran tatap muka diharuskan untuk lolos verifikasi dan validasi. Verifikasi dan validasi ini terkait dengan kesiapan penerapan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

“Nanti kalau ada tatap muka, maka ada satgas dari dinas pendidikan yang akan melakukan verifikasi dan validasi ke sekolah-sekolah. Itu bekerja sama dengan gugus tugas (penanganan Covid-19),” katanya.

www.republika.co.id