JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

Seperti Ini Kronologi Penembakan 6 Pendukung Rizieq Shihab

Kepala Kepolisian Daerah Metro Jaya Inspektur Jenderal Fadil Imran ditemui awak media di kantornya, Jakarta Selatan, Jumat (20/11/2020) / tempo.co

982140 720
Kepala Kepolisian Daerah Metro Jaya Inspektur Jenderal Fadil Imran ditemui awak media di kantornya, Jakarta Selatan, Jumat (20/11/2020) / tempo.co

JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM  –
Rencana pemeriksaan imam besar Feont Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab diwarnai aksi bentrok antara polisi dengan para pendukung Rizieq Shihab, Senin (7/13/2030) dini hari.

Akibat peristiea itu, enam orang pendukung Rizieq Shihab tewas tertembak.

Terkait dengan insiden tersebut, Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Mohammad Fadil Imran mengatakan, enam anggota FPI yang ditembak mati, berawal saat polisi sedang melakukan penyelidikan kasus kerumunan di kediaman Rizieq Shihab di Petamburan, Jakarta Pusat.

Polisi sebelumnya mendapat informasi soal akan adanya kerumunan di Polda Metro Jaya terkait pemeriksaan Rizieq Shihab, Senin (7/12/2020).

Baca Juga :  20.000 Orang Sudah Divaksinasi Covid-19, Sejauh Ini Belum Ada Keluhan

Penyidik kemudian melakukan pemeriksaan dan membuntuti kendaraan salah satu anggota FPI.

“Ketika anggota mengikuti kendaraan pengikut MRS, kendaraan petugas dipepet. Lalu kemudian diserang dengan menggunakan senjata api dan senjata tajam,” ujar Fadil di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin ( 7/12/ 2020).

Peristiwa penembakan itu terjadi pada Senin (7/12/2020) dini hari sekitar pukul 00.30 di Jalan Tol Cikampek Kilometer 50. Saat diserang, mobil penyidik dipepet dan diserang menggunakan senjata api serta senjata tajam oleh 10 anggota FPI.

Baca Juga :  Pemerintah Telah Kucurkan Rp 29,4 T  kepada 12,4 Juta Pekerja Sampai Akhir 2020 untuk Subsidi Gaji

Dengan alasan membela diri, Fadil mengatakan anggotanya yang berjumlah 6 orang melakukan penembakan, hingga mengakibatkan 6 dari 10 orang anggota FPI tewas. Sebanyak 4 orang lainnya pun segera melarikan diri dari lokasi.

Akibat peristiwa itu, Fadil mengatakan mobil petugas mengalami kerusakan. Namun ia memastikan tak ada anak buahnya yang terluka dari peristiwa itu.

Saat ini polisi masih melakukan pengembangan terhadap kasus ini. Ia memastikan 6 anggota FPI itu merupakan laskar khusus.

www.tempo.co