JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

Tak Terduga, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan Dinyatakan Positif Covid-19, Jalani Isolasi Mandiri

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meninjau luapan Kali Ciliwung di Pintu Air Manggarai, Jakarta Pusat, 25 Februari 2020 / tempo.co

JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM Tanpa diduga-duga,  Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dinyatakan positif Covid-19. Meski demikian, Anies menyatakan akan tetap memimpin rapat-rapat virtual dalam isolasi mandiri.

Anies dinyatakan positif Covid-19 berdasar hasil tes swab di Balaikota DKI Jakarta yang hasilnya keluar pada Selasa (1/13/2020) dini hari.

“Setelah berkonsultasi dan sesuai dengan arahan dokter, saya akan menjalani isolasi mandiri dan mengikuti prosedur pengobatan yang ditetapkan tim medis,” kata Anies dalam keterangan tertulisnya.

Rabu, 25 November lalu, Anies juga melakukan tes swab dan hasilnya negatif. Pada Minggu (29/11/2020), seusai Wakil Gubernur Ahmad Riza Patria dinyatakan positif COVID-19, Anies juga sempat tes swab dan hasilnya negatif.

Baca Juga :  Vaksin Sinovac Diberlakukan, Vaksin Merah Putih Uji Klinis Juni 2021

Beberapa hari sebelumnya, Anies intens rapat berdua dengan Riza. Riza Patria telah dinyatakan positif Covid-19 lebih dahulu.

Saat ini Anies menyatakan kondisinya dalam keadaan baik dan tanpa gejala.

Seluruh kontak erat Anis, baik keluarga maupun staf di kantor, telah dites swab.

“Isolasi mandiri akan saya lakukan di tempat yang terpisah dengan keluarga dan akan saya tinggali sendiri.”

Sedangkan keluarganya akan tetap di kediaman pribadi.

Anies berharap, semua orang yang pernah berinteraksi selama beberapa hari terakhir melakukan langkah-langkah yang diperlukan seperti isolasi mandiri atau tes usap.

“Siapapun yang pernah bertemu saya dalam beberapa hari terakhir, bisa kontak ke puskesmas terdekat untuk menjalani tes swab.

Baca Juga :  Bangun Sistem Informasi satu Data Vaksinasi Covid-19, Menkominfo dan Menkes Jalin Kerja Sama

” Dinas Kesehatan juga akan mendata dan menghubungi kontak erat Anies.

“Seluruh prosedur terkait akan dijalankan.”

Sesuai protokol, unit kantor Gubernur akan ditutup. Seperti juga unit kantor Wakil Gubernur di Blok B sudah ditutup. Gedung utama Balai Kota, yang lokasinya berbeda dengan kantor gubernur dan wakil gubernur akan tetap akan beroperasi dengan protokol kesehatan ketat.

Anies meminta masyarakat bisa semakin patuh terhadap 3M yakni memakai masker, menjaga jarak dan rajin mencuci tangan.

“Mohon doanya agar bisa segera kembali sembuh dan Semoga Allah SWT melindungi kita semua dan merahmati kota Jakarta.”

www.tempo.co