JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Semarang

Terus Bertambah, Jumlah Pasien Covid-19 Meninggal di Kota Semarang Hingga Pagi Ini Tembus 1.327 Pasien

Ilustrasi penyebaran virus corona atau covid-19. Pixabay

SEMARANG, JOGLOSEMARNEWS.COM — Kasus Covid-19 di Kota Semarang masih terus bertambah. Begitu pula dengan pasien positif virus corona yang meninggal juga terus bertambah. Hingga saat ini jumlah pasien covid-19 ber-KTP Kota Semarang yang meninggal dunia telah mencapai 915 orang.

Sedangkan jumlah pasien Covid-19 dari luar Kota Semarang yang meninggal dunia di Ibu Kota Jawa Tengah sebanyak 412 orang. Sehingga total angka pasien Covid-19 yang telah wafat mencapai 1.327 pasien.

Data tersebut berdasarkan situs siagacorona.semarangkota.go.id, per Minggu (13/12/2020) pukul 09.00 WIB. Hingga Minggu pagi jumlah kasus aktif Covid-19 di Kota Semarang masih tinggi. Per hari ini jumlahnya tembus 809 kasus.

Baca Juga :  Kawanan Pencuri Gasak Puluhan Rol Kain, 4 Berhasil Dilumpuhkan 4 Masih Buron. Ternyata Sudah Berkali-kali Beraksi dan Meresahkan

Dari jumlah 809 kasus itu sebanyak 564 pasien positif merupakan warga ber-KTP Semarang. Kemudian, sebanyak 245 pasien positif dari luar Kota Semarang.

Sedangkan, secara kumulatif jumlah pasien positif sudah menyentuh angka 16.574 kasus.

Kemudian, secara kumulatif ada kenaikan jumlah pasien sembuh per hari ini dibandingkan hari sebelumnya, yakni dari dari 14.425 kasus menjadi 14.438 kasus. Sehingga, hingga pagi ini Minggu (13/12/2020) ada 13 pasien positif yang dinyatakan sembuh.

Baca Juga :  Kecelakaan di Bangjo RS Columbia Asia Semarang, Motor Ngerem Mendadak Ditabrak 3 Mobil Beruntun di Belakangnya

Jumlah kasus suspek di Kota Semarang per pagi hari ini ada 289 kasus suspek. Untuk diketahui, kasus suspek ini sebelumnya dikenal dengan istilah pasien dalam pengawasan (PDP) atau orang dengan gejala Covid-19.

Sedangkan, kasus probable atau orang yang masuk dalam kategori suspek dan memiliki gejala Covid-19, namun belum ada hasil dari pemeriksaan per hari ini ada 70 kasus. Kemudian, kasus meninggal dalam kondisi probable hingga pagi ini mencapai ada 134 kasus. Kahlil Tama