JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Terus Mengganas, Angka Kasus Covid-19 Karanganyar Capai 2.701 Positif Hari Ini, 2 Orang Meninggal Dunia. Total Sudah 281 Warga Tak Terselamatkan

Ilustrasi pemakaman, protokol covid. Foto/p

 

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM – Kasus Corona virus atau covid-19 di Karanganyar terus mengalami kenaikan signifikan. Alih-alih mereda, jumlah penambahan kasus positif covid-19 di Bumi Intanpari justru makin melonjak.

Data terbaru, hingga Selasa (29/12/2020) petang ini, jumlah kasus warga covid-19 di Bumi Intanpari sudah meroket mencapai 2.701 orang.

Tidak hanya itu, jumlah pasien suspek di Karanganyar juga terus menanjak dengan tren warga meninggal juga makin bertambah. Hari ini, dua pasien positif covid-19 kembali dilaporkan meninggal dunia.

Fakta itu terungkap dari data update covid-19 yang dirilis oleh website resmi Pemkab Karanganyar di laman covid19.karanganyarkab.go.id.

Baca Juga :  Berikut Daftar 59 Warga Sragen yang Positif Terpapar Covid-19 dan Meninggal Dunia Hari Ini. Sidoharjo, Gemolong, Sragen Kota, Sumberlawang Masya Allah!

Berdasarkan data terbaru yang dirilis hingga Selasa (29/12/2020) petang, jumlah kasus positif covid-19 sudah mencapai angka 2.701 orang.

Dari jumlah kasus itu, 219 orang masih dirawat, 2.340 sembuh dan 142 meninggal dunia.

Kemudian untuk kategori suspek covid-19 juga bertambah mencapai angka 3.060 pasien.

Dari jumlah itu, 2898 orang dinyatakan selesai pantauan, 101 orang masih dirawat dan 61 orang meninggal dunia.

Sementara, Hingga hari ini jumlah warga yang meninggal dunia terkait covid-19 tercatat sudah melesat mencapai 281 orang.

Rinciannya ada 142 warga meninggal dengan status positif covid-19, 61 warga meninggal dengan status suspek covid-19 dan 78 warga meninggal dalam status probabel.

Baca Juga :  6 Warga Desa Wukir Sawit Karanganyar Positif Covid-19, Satu Orang Sampai Meninggal Dunia. Warga Sempat Resah dan Ketakutan!

Atas fakta itu, Ketua Tim Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Karanganyar, Juliyatmono dalam beberapa kesempatan selalu mengingatkan agar masyarakat menaati aturan dan menerapkan protokol kesehatan.

Menurut Juliyatmono, berbagai upaya juga terus dilakukan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 ini.

“Kita ingin lebih masif lagi melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait penerapan protokol kesehatan. Masyarakat jangan terlena seolah tidak terjadi apa-apa, kembali seperti tidak ada corona,” katanya. Wardoyo