JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Tewaskan 2 Polisi dan 1 TNI di Kalijambe Sragen, PT KAI Langsung Tutup Permanen Perlintasan Tanpa Palang di Siboto

Petugas PT KAI menutup perlintasan tanpa palang di Siboto, Kalimacan, Kalijambe, Sragen usai tragedi kecelakaan maut yang menewaskan 2 polisi daj 1 TNI, Senin (14/3/2020). Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Kecelakaan maut di perlintasan tanpa palang lokasi kecelakaan antara kereta api (KA) Brantas dengan mobil patroli polisi yang menewaskan 3 polisi dan TNI di Dukuh Siboto, Kecamatan Kalijambe, Sragen Minggu (13/12/2020) malam langsung mendapat respon dari PT KAI.

PT KAI langsung bertindak tegas dengan menutup permanen perlintasan palang kereta api ilegal itu.

Manajer Humas PT Kereta Api Indonesia Daop 6 Yogyakarta, Supriyanto mengatakan penutupan dilakukan mengingat keberadaan perlintasan KA tanpa palang yang sangat membahayakan keselamatan.

“Untuk yang lokasi sekarang informasi dari lapangan ditutup langsung. Penutupan dilakukan oleh gabungan PT KAI, Pemda Sragen dan pihak terkait. Ditutup permanen,” ujar Supriyanto, dihubungi wartawan, Senin (14/12/2020).

Supriyanto menguraikan penutupan tersebut sudah sesuai dengan aturan yang ada. Pasalnya keberadaan perlintasan KA tanpa palang atau perlintasan sebidang sebenarnya tidak diperbolehkan.

“Sesuai aturan kan perlintasan sebidang itu nggak boleh ada. Yang boleh itu overpass atau underpass. Karena memang (perlintasan sebidang) sangat berbahaya,” ungkapnya.

Supriyanto mengakui banyak terdapat perlintasan-perlintasan liar di sepanjang jalur kereta api tersebut. Untuk itu pihaknya akan berkoordinasi dengan Pemkab Sragen terkait penutupan perlintasan liar.

Baca Juga :  Karangan Bunga Viral yang Gegerkan Pernikahan warga Masaran Sragen Bertuliskan "Selamat Menikmati Uang Haram Rp 1 Miliar dari Nilep Arisan" Berujung Laporan Balik. Pengantin Perempuan Tak Terima dan Lapor Polisi, Tuntutannya Bikin Kaget!

“Karena banyak perlintasan-perlintasan liar juga di sepanjang jalur KA itu. Makanya tetap kita akan koordinasi dengan Pemda mungkin di beberapa titik yang lain juga akan kita koordinasikan untuk dilakukan penutupan,” tegasnya.

Supriyanto menegaskan ke depan PT KAI berencana akan menutup seluruh perlintasan tanpa palang. Jika warga keberatan, pihaknya mempersilakan warga untuk mengajukan izin penjagaan palang ke Dirjen Perkeretaapian.

“Kalau penutupan sesuai aturan dari dirjen rencana secara bertahap semuanya ditutup. Warga yang ingin ada penjagaan silakan ajukan izin ke dirjen. Atau mungkin nanti dari Pemda (ada) alternatif digabung beberapa perlintasan jadi satu, itu mungkin,” pungkasnya.

Berdasarkan data yang dihimpun dari relawan di lokasi kejadian, tiga korban tewas itu masing-masing seorang personel TNI yang bertugas di Koramil Kalijambe yakni Pelda Eka Budi M (50), asal Dukuh Krikilan RT 8, Desa Krikilan, Kalijambe, Sragen.

Kemudian, dua polisi anggota Polsek Kalijambe yakni Aipda Samsul Hadi (57) warga Perum Gemolong, Kecamatan Gemolong, Sragen dan Bripka Slamet Mulyono (45) asal Solo.

Sementara, satu anggota Koramil yakni Pelda Eka Budi dikabarkan jatuh ke sungai dan hingga kini masih dalam pencarian.

Baca Juga :  Penerapan SIPD Bikin Daerah Keteteran, Bupati dan Sekda Sragen Nekat Nglurug ke Kemendagri di Jakarta. Pencairan Anggaran Ruwet, Banyak Pekerjaan Tertunda

“Mobilnya remuk Mas berada di tengah jembatan perbatasan Kalioso dan Kalijambe. Karena mobil patrolinya tertabrak dan tergilas sampai terjepit melintang di jembatan. Di dalamnya ada dua polisi Polsek dan satu TNI. Kabarnya meninggal semua. Yang dua polisi terjepit, yang TNI masih dicari diduga jatuh dan masuk sungai,” ujar Riyanto (30) salah satu warga setempat yang ada di lokasi kejadian.

Kapolres dan Dandim Sragen langsung terjun meninjau lokasi kecelakaan kecelakaan maut mobil patroli Polsek Kalijambe yang hancur digasak KA Brantas di perlintasan Siboto, Kalimacan, Kalijambe, Sragen, Senin (14/12/2020) dinihari.

Kapolres Sragen, AKBP Yuswanto Ardi mengatakan mobil patroli Polsek Kalijambe tersebut berisi dua orang anggota Polsek Kalijambe dan satu orang anggota TNI yang sedang melakukan patroli gabungan rutin.

“Sekitar pukul 23.00 WIB mobil patroli gabungan tersebut tertabrak kereta api dari arah Pasar Senen (Jakarta) menuju Blitar, yang melintas di persimpangan perlintasan tanpa palang pintu,” ujar Yuswanto, di lokasi kejadian, Senin (14/12/2020) dinihari. Wardoyo