JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

Video Penggerudukan Rumah Ibunda Menko Polhukam, Mahfud MD: Kali Ini Mereka Ganggu Ibu Saya

Menko Polhukam, Mahfud MD saat menyampaikan materi Halal Bihalal UNS, Selasa (26/5/2020). Foto: Dok UNS

JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM – Video penggerudukan rumah ibunda Mahfud MD di Pamekasan, Jawa Timur, membuat Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) tersebut angkat bicara.

Lewat tritter pribadinya @mohmahfudmd, ia membagikan ulang cuitan yang mengunggah video penggerudukan tersebut.

“Saya selalu berusaha menghindar untuk menindak orang yang menyerang pribadi saya karena khawatir egois dan sewenang-wenang karena saya punya jabatan. Saya siap tegas untuk kasus lain yang tak merugikan saya. Tapi kali ini mereka mengganggu ibu saya, bukan mengganggu Menko Polhukam,” kata Mahfud dalam cuitannya.

Baca Juga :  Hingga 18 Januari, RS Bhayangkara Polri Terima 308 Kantong Jenazah, 15 Jenazah Diserahkan kepada Keluarga

Sebelumnya beredar video berdurasi 28 detik di aplikasi perpesanan yang memperlihatkan massa yang didominasi para pria berbaju putih mendatangi sebuah rumah.

Di video itu terdengar seorang narator menjelaskan bahwa video diambil di depan rumah Mahfud MD di Pamekasan, Madura.

“Rumah Mahfud MD yang di Madura, Pamekasan, digerebek massa,” kata narator dalam video itu.

Kepala Bidang Humas Polda Jawa Timur Komisaris Besar Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan massa ini sebelumnya menggelar unjuk rasa di kantor polisi.

Baca Juga :  Calon Kapolri Listyo Sigit Prabowo Jalani Fit and Proper Test Hari Ini

“Penyampaian pendapat di Polres terkait dengan pemanggilan pemeriksaan HRS (Rizieq Shihab) di Polda Metro Jaya,” kata Trunoyudo.

Ketua Front Pembela Islam (FPI) Jawa Timur Mahdi al-Habsyi membantah organisasinya yang datang menggeruduk rumah Mahfud tersebut. Menurut Mahdi, tidak ada laporan dari FPI Pamekasan soal itu.

“Ini tidak benar, sebab tidak ada laporan ke jajaran pimpinan FPI Jawa Timur. Yang saya tahu itu dari masyarakat, bukan FPI,” kata Mahdi saat dihubungi.

www.tempo.co