JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Siap-Siap Panas Dingin, Bakal Ada Tersangka Kasus Korupsi Dana Desa dan Banprov di Karanganyar. Nilainya Hampir Rp 1 Miliar!

Ilustrasi Dana Desa

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM
Kasus dugaan penyalahgunaan dana desa serta bantuan keuangan yang berasal dari provinsi Jawa Tengah, semakin terang.

Isyarat siapa yang bakal tersangka dalam kasus tersebut dinilai semakin jelas. Hal itu disampaikan Kapolres Karanganyar, AKBP Leganek Mawardi kepada wartawan dalam evaluasi penanganan kasus tahun 2020 kemarin.

Kapolres menyampaikan berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap saksi, indikasi tersangka semakin menguat. Hanaya saja, ia tidak menyebut siap tersangka dalam kasus ini.

“ Sudah ada indikasi tersangka dalam kasus ini. Kita juga telah melakukan koordinasi dengan Kejaksaan terkait kelanjutan penanganan kasus ini,” ujarnya singkat.

Baca Juga :  10 Perusahaan Besar di Karanganyar Nunggak Iuran BPJS Hingga Rp 4 Miliar Lebih. BPJS Resmi Serahkan Surat Kuasa Penagihan ke Kejari!

Sebelumnya, Satuan reserse dan kriminal (Reskrim) terus mendalami dugaan penyimpangan penggunaan Dana Desa Gantiwarno, Kecamatan Matesih tahun 2019.

Seluruh perangkat desa telah dimintai keterangan. Bahkan sejumlah saksi ahli juga telah dimintai keterangan oleh tim penyidik.

“Kita telah meminta sejumlah pihak. Mulai dari kepala desa, perangkat desa hingga pelaksana pembangunan yang menggunakan dana desa tersebut. Kami juga telah melakukan pengecekan langsung terhadap pembangunan yang dilakukan oleh kontraktor atau pelaksana. Terutama pembangunan jalan, talud, betonisasi, pengaspalan jalan yang berada di sejumlah lokasi di Desa Gantiwarno,” jelas Kasat Reskrim Senin (04/01/2021).

Baca Juga :  Gawat, 32 Nakes dan Pegawai Positif Covid-19, Puskesmas Kerjo Karanganyar Langsung Ditutup. Kepala Puskesmas, Dokter Gigi Hingga Kepala TU Semua Tumbang!

Sebagaimana diketahui, proses pembangunan infrastruktur di Desa Gantiwarno Kecamatan Matesih bermasalah.

Pasalnya, proses pembangunan infratruktur senilai lebih dari Rp 1 miliar yang menggunakan dana desa dan bantuan keuangan provinsi Jawa Tengah tersebut tanpa melibatkan masyarakat dan perangkat Desa Gantiwarno. Wardoyo