JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Wonogiri

Benarkah Angin Puting Beliung Sebabkan Kematian Ikan Massal di WGM Wonogiri? Begini Kata Kepala Dinas Kelautan Perikanan dan Peternakan Wonogiri Sutardi

Cleret tahun di atas perairan Waduk Gajah Mungkur Wonogiri. Istimewa

Cleret tahun
Cleret tahun di atas perairan Waduk Gajah Mungkur Wonogiri. Istimewa

WONOGIRI, JOGLOSEMARNEWS.COM – Sesaat setelah kemunculan angin puting beliung di atas perairan Waduk Gajah Mungkur (WGM) Wonogiri, beredar kabar terjadi kematian ikan di waduk tersebut, Rabu (20/1/2021).

Disebut-sebut kematian ikan dalam jumlah banyak dipicu kejadian angin puting beliung atau cleret tahun raksasa tersebut. Lantas benarkah kabar itu?

Kepala Dinas Kelautan Perikanan dan Peternakan Wonogiri, Sutardi mengatakan memang benar angin puting beliung muncul di WGM yang menjadi rumah besar ikan air tawar. Namun dia menegaskan tidak benar terjadi kematian ikan massal lantaran angin puting beliung.

Baca Juga :  Fenomena Puting Beliung Kembar, BPBD Sragen Sebut Jika Pecah di Permukiman Bisa Berdampak Dahsyat. Benarkah Pecah di Sawah-Sawah?

“Tidak benar terjadi kematian ikan,” sebut dia.

Menurut dia, pusaran angin tidak terjadi di kawasan Karamba Jala Apung (KJA). Selain itu kematian ikan biasanya terjadi lantaran upwelling, ketika terjadi pergerakan massa air dari dasar waduk ke permukaan. Air dari dasar waduk mengandung banyak mineral dan beda suhu dengan air di permukaan.

“Berdasarkan laporan dari BPBD juga tidak ada kerusakan apapun,” tandas dia.

Untuk diketahui, angin puting beliung pada Rabu sore, terlihat muncul di atas WGM Wonogiri. Ukurannya cukup besar dan berputar sekitar 10-15 menit. Kali pertama angin terlihat di atas perairan sekitar Desa Sendang Kecamatan Wonogiri. Selanjutnya bergerak ke arah barat lantas ke selatan.

Baca Juga :  Info COVID-19 Wonogiri, Total Kasus Sudah Tembus 3.000 yang Sembuh 2.877 Orang Sedangkan Pasien Meninggal 129 Orang

Setelah angin bergerak ke arah selatan, angin kemudian hilang. Jadi hanya muncul di atas perairan, tidak sampai ke daratan apalagi pemukiman warga.

Tidak ada laporan kerusakan apapun akibat peristiwa itu. Mengingat terjadi di atas perairan waduk. Hanya saja sempat membuat khawatir warga dan nelayan sekitar. Aria