JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah

Berkomplot Jadi Teroris, Mertua dan Menantu Ditembak Mati. Ternyata Profesinya Hanya Jualan Bensin Eceran dan Nasi Kuning

Pengamanan pasca kerusuhan napi teroris di rutan Mako Brimob. Foto/Tempo.co

MAKASSAR, JOGLOSEMARNEWS.COM – Tim Densus 88 menembak mati dua warga terduga teroris di perumahan Villa Mutiara Biru kelurahan Bulurokeng, kecamatan Biringkanaya Makassar, Rabu (06/01).

Dua orang terduga teroris ini diketahui dari jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD) yaitu MR (40) dan SA (25) yang kemudian ditembak mati oleh densus 88 karena melawan saat penggerebekan.

“Yang meninggal itu adalah MR dan satu lagi adalah SA. Keduanya jaringan JAD Sulsel,” kata Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Witnu Urip Laksana saat dimintai konfirmasi.

Menurutnya, kedua tersangka tersebut diketahui terlibat dengan pengeboman gereja di Jolo, Filipina pada tahun 2019 lalu. “Yang mempunyai keterlibatan dan aksi pengeboman gereja di Jolo, Filipina, ini,” kata Kombes Witnu.

Baca Juga :  Korban Gempa Majene Capai 34 Jiwa, BMKG Sebut Masih Ada Potensi Gempa Susulan. Warga Diimbau Tenang dan Jauhi Pantai serta Bangunan Tinggi

“Sementara masih dalam pengembangan Kemudian masih dilalukan langkah langkah olah TKP Dan pemeriksaan saksi saksi,” kata dia.

Sementara menurut ketua RT 04/RW 10 Andi Hidayat mengatakan, Risaldi dan Aziz warga lama disini mereka sudah ada sejak tahun 2010 dan kesehariannya di kenal baik tidak ada yang mencurigakan. “Tapi, sejak 3 tahun terakhir ini sudah mencurigakan dan aneh itu sejak bergabung sama komunitas itu (JAD) sehingga warga memantau dan Babinsa juga sudah tahu,” katanya.

Baca Juga :  Ditemukan 2 Jenazah Lagi, Total 13 Jenazah Sudah Ditemukan Tewas. 8 Korban Masih Dicari

Andi juga menyampaikan bahwa kedua tersangka ini, Risaldi itu mertya dan Aziz adalah menantu dan kesehariannya menjual nasi kuning dan menjual bensin eceran.

Saat kejadian Andi juga mendengar adanya suara tembakan beberapa kali dan segera ke lokasi tersebut dan melihat begitu banyak polisi yang menyebut rumah tersangka.

“Tadi sekitar jam 6 saya dengar suara tembakan beberapa kali dan ternyata itu di dekat rumah tersangka,” ujarnya, saat berada di TKP. Hingga sekarang, TKP di pasang pilice line dan dilakukan pencarian bukti-bukti dari tersangka dilokasi.

www.teras.id