JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Semarang

Hujan Deras Tiada Henti, 3 Rumah di Bejen Luluhlantak Diterjang Longsoran Talud

Foto/Humas Polda

TEMANGGUNG, JOGLOSEMARNEWS.COM – Tiga rumah warga Desa Jlegong, Kecamatan Bejen hancur pada tembok rumah bagian belakang. Hal tersebut dikarenakan ketiga rumah tertimpa talud senderan yang longsor akibat hujan deras dari siang hingga malam hari pada Kamis (28/1/21) malam.

Kapolres Temanggung Polda Jateng AKBP Benny Setyowadi melalui Kapolsek Bejen AKP Zaenal Akrom mengatakan, kejadian berawal dari curah hujan yang cukup tinggi yang menguyur sejak siang hingga malam hari.

Sehingga mengakibatkan talud setinggi 6 meter dan panjang sekitar 27 Meter mengalami longsor dan menimpa tiga rumah warga yang berada dibawahnya.

Baca Juga :  Tergoda Tawaran Ritual Tarik Uang Gaib Rp 10 Juta Jadi Rp 15 Miliar, Wanita di Blora Ini Malah Terkaget-kaget. Diajak Ritual di Bawah Pohon Bambu oleh 2 Pria, Endingnya Jadi Begini

“Longsor menimpa tiga rumah warga dan menyebabkan akses jalan Dusun Jlegong menuju Dusun Putat tertutup material tanah longsoran,” terangnya, Jumat (29/1/21).

Lebih lanjut Kapolsek menjelaskan bahwa dari kejadian tersebut tembok belakang milik bapak Warsito (63), Wanidi (47), dan Jarwandi (70) mengalami kerusakan dan dipoerkirakan kerugian atas kejadian tersebut mencapai Rp. 50 Juta rupiah.

“Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut dan rencananya akses jalan yang tertutup akan dilakukan pembersihan dengan cara kerjabakti oleh masyarakat,” lanjutnya.

Baca Juga :  Pelaku Teror Perkosaan Kolor Ijo di Kroyo Akhirnya Tertangkap. Diamankan Warga Saat Ngintip, Nih Penampakannya!

Sementara itu pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan pihak terkait guna penanganan lebih lanjt dan menghimbau kepada masyarakat untuk selalu waspada dan berhati-hati.

Mengingat di Kabupaten Temanggung saat ini memasuki musim penghujan dan tidak menutup kemungkinan terjadi lagi bencana tanah longsor.

“Kami menhimbau kepada warga agar selalu waspada khususnya yang tempat tinggalnya di daerah yang rawan terjadi longsor,” pungkasnya. Wardoyo