JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah

Malam Tahun Baru Sepi Tanpa Kerumunan, Spider-Man di Bekasi Kena Imbasnya. Marah dan Sempat Adu Mulut dengan Petugas karena Tak Bisa Cari Uang

Ilustrasi pria berkostum pahlawan Spider-Man. /pexels.com

BEKASI, JOGLOSEMARNEWS.COM Suasana malam tahun baru di Bekasi sepi karena warga dilarang berkerumun demi mencegah penyebaran virus corona. Namun situasi itu ternyata membawa dampak bagi sebagian orang yang biasa mengais rezeki dari kerumunan malam pergantian tahun.

Salah satunya adalah seorang pria berkonstum pahlawan Spider-Man, yang hendak mangkal dan mengamen di kawasan Gedung Juang 45 di Jalan Sultan Hasanuddin, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, pada Kamis (31/12/2020) malam.

Mengendarai sepeda motor bersama kedua anaknya yang masih kecil pria tersebut sempat kesal dan bersitegang dengan petugas Kepolisian dan TNI yang berjaga di lokasi.

Pria itu mengaku telah berkeliling untuk mencari titik keramaian di mana dirinya bisa mengamen, namun tak kunjung menemukannya. Hingga akhirnya ia memutuskan untuk mangkal di Gedung Juang 45.

“Maaf Pak, enggak bisa ke sini. Ditutup. Tidak boleh masuk kawasan ini (Gedung Juang),” ujar salah seorang petugas kepolisian yang berjaga di lokasi.

Baca Juga :  Prakiraan Cuaca Jawa Tengah Besok, Jumat 15 Januari 2021: Pagi Cerah Berawan, Hujan Mungkin Turun Siang Hari di Sragen dan Karanganyar

Merasa upayanya mencari uang dihalang-halangi, pria berkostum Spider-Man itu sempat marah dan bersitegang dengan petugas. Ia menunjukkan perangkat sound system yang dibawanya untuk mengamen.

“Saya salah apa pak. Saya mau cari uang ini. Saya mau di sini. Ini lihat saya sudah siapkan (alat-alat) buat cari uang. Tolonglah boleh diam di sini,” jawab pria Spider-Man itu.

Petugas polisi yang berjaga masih berupaya menjelaskan kepada pria tersebut bahwa lokasi ditutup dan tidak boleh ada warga yang masuk. Namun pria itu masih berupaya memaksa hingga terjadi adu mulut dengan petugas.

“Ini demi kebaikan dan kesehatan bersama pak. Lagi pula di sini juga sepi, tidak boleh ada orang. Silakan bapak keliling saja ngamennya. Jangan mangkal,” jelas petugas lagi.

Akhirnya, pria berkostum Spider-Man itu pun mengalah dan memutuskan untuk meninggalkan kawasan Gedung Juang 45 bersama kedua anaknya mengendarai sepeda motor dan membawa peralatan sound system di bagian belakang.

Baca Juga :  Korban Gempa Majene Capai 34 Jiwa, BMKG Sebut Masih Ada Potensi Gempa Susulan. Warga Diimbau Tenang dan Jauhi Pantai serta Bangunan Tinggi

Larangan Berkerumun

Suasana malam pergantian tahun di Kabupaten Bekasi, Kamis (31/12/2020) memang tampak sepi. Hal tersebut menyusul adanya larangan berkerumun bagi warga.

Kapolres Metro Bekasi Kombes Hendra Gunawan mengapresiasi serta berterima kasih kepada masyarakat yang telah mematuhi imbauan agar tidak merayakan tahun baru di luar rumah.

“Saya bersama Dandim dan unsur aparatur pemerintah lainnya berkeliling dalam pelaksanaan pengamanan tahun baru. Alhamdulillah kita lihat masyarakat mematuhi imbauan sudah kita sampaikan jauh-jauh hari terkait dengan larangan kegiatan malam tahun baru,” kata Hendra saat meninjau kawasan Metland Tambun, pada Kamis (31/12/2020).

Hendra menyebut dari hasil pemantauannya serta laporan anggota di lapangan, semua serantak tutup pukul 19.00 WIB mulai dari tempat kuliner, pusat perbelanjaan maupun tempat wisata.

www.tribunnews.com