JOGLOSEMARNEWS.COM Edukasi Kesehatan

Mau Makan Bersama di Luar di Masa Pandemi Covid-19? Ini yang Perlu Anda Perhatikan

ilustrasi makan bersama / pixabay

YOGYAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM – Anda ingin makan bersama di luar di masa pandemi Covid-19 ini? Kiranya, anda perlu lebih waspada dan memperhatikan beberapa hal untuk menjaga kesehatan dan mencegah kemungkinan terpapar virus Covid-19.

Selain melakukan gerakan  3M (memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan), ada tiga hal yang harus diperhatikan pengunjung saat ke rumah makan. Tiga hal tersebut adalah ventilasi, durasi dan jarak.

Menurut Epidemiolog Universitas Gadjah Masa (UGM), dr Bayu Satria Wiratama MPH, tiga hal tersebut juga harus diperhatikan di tengah pelaksanaan PSTKM.

“Mungkin banyak yang belum tahu, jika makan di restoran itu juga harus memperhatikan ventilasi, durasi, dan jarak itu,” ungkapnya kepada Tribun Jogja, Sabtu (23/1/2021).

Baca Juga :  5 Minuman ini Bisa Bantu Turunkan Berat Badan Jika Diminum Sebelum Tidur

Ia menjelaskan, mengapa regulasi di PSTKM melarang pengunjung makan di tempat setelah pukul 19.00 atau mengurangi kapasitas hingga 25 persen itu untuk mengurangi penyebaran Virus Corona.

“Dikhawatirkan, pengunjung makan lama di restoran dan melepas masker. Jadi enggak cuma beli makan saja, tapi ngobrol. Potensi penularan ini jadi ada,” beber Bayu.

Protokol ini juga tidak hanya berlaku di rumah makan tapi juga tempat publik.

Ruangan dengan ventilasi yang buruk berisiko menularkan Virus Corona.

Hal itu lantaran sirkulasi udara tidak berjalan dengan baik.

Penularan Covid-19 akan lebih rendah dengan adanya sirkulasi udara segar dalam sebuah ruangan dibanding dengan udara di ruangan tertutup dan berpendingin.

Baca Juga :  Perbedaan Vaksin Nusantara dengan Vaksin Covid-19 Sinovac dan Lainnya

Kemudian, durasi yang dimaksud adalah waktu berinteraksi dengan banyak orang.

Selain pemakaian masker, masyarakat diimbau untuk menerapkan durasi berinteraksi dengan orang, terutama saat berbicara dengan waktu maksimal 15 menit.

Ini karena aktivitas berbicara berpotensi mengeluarkan percikan yang merupakan cara penularan Virus Corona.

Hal lain adalah menjaga jarak aman yakni jarak fisik dan sosial. Masyarakat perlu memastikan untuk memberi jarak minimal 1,5 meter dengan orang lain saat beraktivitas maupun berinteraksi.

“Kalaupun mau agak lama, ya ventilasi dan jarak harus sesuai protokol,” tukas Bayu.

www.tribunnews.com