JOGLOSEMARNEWS.COM Nasional Jogja

Nelayan Gunungkidul Ini Tiba-tiba Hilang Misterius di Laut

Ilustrasi | joglosemarnews.com

GUNUNGKIDUL, JOGLOSEMARNEWS.COM – Seorang nelayan warga Kapanewon Tanjungsari, Gunungkidul, Sastro Wiyono (65) hilang saat melaut bersama tiga orang rekannya.

Peristiwa itu terjadi di perairan selatan Kabupaten Gunungkidul Jumat (15/1/2021) dini hari.

Tim Search And Rescue (SAR) gabungan pun sudah terjun untuk melakukan pencarian. Namun sampai kemarin, korban belum berhasil ditemukan.

Saat dikonfirmasi, Sekretaris SAR Satlinmas Wilayah II Gunungkidul Surisdiyanto menyampaikan nelayan tersebut merupakan warga Pedukuhan Wonosobo II, Kalurahan Banjarejo, Tanjungsari.

“Nelayan ini bernama Sastro Wiyono usia, 65 tahun,”  kata Suris pada wartawan.

Menurut keterangan yang diperoleh, Sastro melaut dengan tiga rekannya. Mereka berangkat ke kawasan Pantai Kapen di Kalurahan Kemadang, Tanjungsari sekitar tengah malam.

Baca Juga :  Melongok Desa Wisata Sejarah Kelor, Turi Sleman. Joglo Tua Berusia Ratusan Tahun hingga Outbound dan Susur Sungai Ada di Sini

Setibanya di lokasi, mereka lantas berpencar sekitar pukul 01.00 WIB dini hari.

Sastro disebutkan, mencari ikan sendirian bermodalkan senter dan jala.

Menurut Suris, kondisi laut saat itu mulai surut.

“Pagi harinya ketiga rekan Sastro kembali berkumpul, namun setelah dinanti Sastro tak kunjung muncul,” katanya.

Sekitar pukul 08.00 WIB, rekan Sastro hanya menemukan jala dan senter miliknya yang mengapung di perairan Pantai Kapen.

Mereka lantas melapor ke petugas SAR Satlinmas. Proses pencarian melibatkan 90 personel dalam tim gabungan.

Baca Juga :   Aplikasi Pelaporan Perceraian Terintegrasi Kulonprogo (PencarKu) Resmi Diluncurkan

Mereka terdiri dari SAR Satlinmas, TNI AL, Polsek, warga, dan nelayan sekitar. Pencarian sendiri dimulai sekitar pukul 10.00 WIB, begitu laporan diterima.

“Sampai saat ini korban masih belum ditemukan,” ungkap Suris.

Terpisah, Lurah Kemadang Sutono membenarkan ada warganya yang hilang saat tengah melaut.

Kejanggalan terasa saat hingga pagi tadi, Sastro tak kunjung kembali ke rumah.

Merasa khawatir, pihak keluarga dan rekan korban sempat mencoba melakukan pencarian sendiri.

Begitu menemukan senter dan jala milik Sastro, mereka lantas melapor ke petugas SAR setempat.

“Kami menduga ia mengalami kecelakaan laut saat tengah mencari ikan,” ujar Sutono.

www.tribunnews.com