JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Penampakan Banjir Bandang Sukodono dan Mondokan Sragen. Ketinggian Air Sampai 75 Sentimeter, Warga Sampai Ketakutan, Berikut Daftar KK yang Tergenang!

Warga di Mondokan berkumpul di jalan agak tinggi sambil membawa payung saat hujan deras memicu banjir di wilayah setempat. Foto/Istimewa

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Musibah banjir bandang melanda kawasan Sragen Utara, Rabu (27/1/2021) petang. Hujan deras yang mengguyur sejak siang memicu sejumlah sungai di Kecamatan Sukodono dan Mondokan, meluap hingga memicu banjir.

Tercatat ada puluhan rumah di 5 Dukuh di 3 desa yang terendam banjir. Tak hanya itu banjir juga menggenangi sejumlah ruas jalan utama hingga areal persawahan.

Warga bahkan terpaksa harus keluar dan berkumpul di jalan-jalan yang tinggi karena takut rumah mereka tergenang lebih dalam.

Data yang dihimpun di Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sragen, banjir bandang itu terjadi mulai pukul 16.00 WIB. Pemicunya adalah hujan deras tanpa henti yang mengguyur sejak pukul 15.00 WIB.

IMG 20210128 WA0005 1
Banjir bandang di Sukodono. Foto/Wardoyo

Menurut sejumlah warga, guyuran hujan itu membuat sungai-sungai meluap lalu mengalir ke permukiman. Salah satu warga Kedawung, Mondokan, Tarno (42) menuturkan air mulai naik sesaat usai hujan deras mereda.

Luapan makin tinggi menjelang magrib dan sebagian sudah memasuki rumah. Bahkan ketinggian air ke rumah warga di dekat sungai, mencapai lebih dari 50 sentimeter.

“Hujannya kemarin sangat deras sekali. Habis itu air sudah nggak tertahan, meluap sampai jalan dan masuk rumah,” paparnya, Kamis (28/1/2021).

Kepala Pelaksana Harian BPBD Sragen, Sugeng Priyono menyampaikan dari data hasil monitoring di lapangan, total ada lima dukuh di 3 desa di Kecamatan Mondokan dan Sukodono yang dilanda banjir.

Menurutnya banjir dipicu meluapnya empat sungai yang melintasi dua kecamatan itu. Di antaranya Sungai Tempuran di Desa Kedawung Mondokan, Sungai Kali Pojok Desa Majenang Sukodono, Sungai Juwok di Desa Juwok Sukodono dan Sungai Sridarto di Desa Baleharjo Sukodono.

Baca Juga :  Sesalkan Jenazah Ustadz Positif Covid-19 Nekat Dimakamkan Sendiri Tanpa Petugas, Bupati Sragen Imbau Semua Taati Aturan Demi Keselamatan. "Kalau Sudah Meninggal, Tidak Ada Manfaatnya Kok!

Luapan Sungai Tempuran membuat dua rumah milik Samijo (52) dan Maryono (40) warga Dukuh Kaligunting RT 4, Desa Kedawung, tergenang hingga ketinggian 40 sentimeter.

IMG 20210128 WA0003 1
Petugas menyisir rumah tersampak banjir di Mondokan dan Sukodono. Foto/Wardoyo

Kemudian di Dukuh Sukocipto RT 25, rumah Sukirah (55) juga tergenang hingga 40 sentimeter.

Lantas di Desa Majenang, luapan Sungai Pokok menggenangi rumah Suroto (54) warga Dukuh Harjosari RT 1, Majenang dengan ketinggian air sampai 75 sentimeter. Ada 4 jiwa di rumah itu yang terpaksa harus mengungsi.

IMG 20210128 WA0011
Banjir di Sukodono dan Mondokan. Foto/Istimewa

Banjir Sungai Pojok juga membuat satu hektare tanaman di persawahan terendam dan dipastikan gagal panen. Kerugian ditaksir Rp 15 juta.

Lantas di Dukuh Weru RT 17, Desa Juwok, Sukodono, banjir bandang akibat Sungai Juwok merendam belasan rumah warga dengan ketinggian bervariasi antara 20 hingga 40 sentimeter.

Kemudian di Dukuh Sridarto RT 1, Baleharjo, Sukodono, hujan deras memicu luapan Sungai Sridarto hingga menggenangi rumah Wakinah (65) dan Hom (40) dengan ketinggian air hingga 40 sentimeter.

Total di wilayah ini ada 12 rumah, 14 KK dan 40 jiwa yang terdampak genangan banjir.

“Kami bersama tim langsung terjun ke lapangan melakukan pengecekan dan penanganan. Banjir baru bisa berangsur tertangani pukul 22.30 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut,” tandas Sugeng Priyono. Wardoyo

Berikut Data Dampak Banjir Bandang Sragen Utara:

1. Dk. Kali Gunting RT. 04, Ds. Kedawung
– Samijo 52 Thn.
Dalam Rumah tergenang air dari sungai tempuran setinggi -+ 40 cm
_1 KK / 4 Jiwa_
– Maryono 40 Tahun
_1 KK / 7 Jiwa_
Dalam Rumah tergenang air -+ 40 cm

Baca Juga :  Penasaran, Ini Daftar 9 Keluarga di Sragen yang Jadi Klaster Baru Penyebaran Covid-19 dengan Total 37 Orang Positif. Paling Banyak Karangmalang!

2. Dk. Suko cipto RT. 15, Ds. Kedawung
– Sukirah 55 th
_1 KK / 3 jiwa
Dalam Rumah tergenang air -+ 40 cm

Total Terdampak : 3 Rumah , 3 KK / 14 Jiwa

*Kecamatan Sukodono*
1.Dk. Harjosari RT 1 Ds. Majenang
– Suroto 54 Tahun
Dalam Rumah Tergenang air dari sungai kali pojok setinggi -+ 40 cm
_1KK / 4 Jiwa
Dalam Rumah Tergenang air -+ 75 cm

2. Desa. Karanganom
– Persawaan seluas 1 hektar terendam air menyebabkan gagal panen
_Kerugian -+ Rp 15.000.000_

3.Dk. Weru RT. 17, Ds. Juwok
– Sarimin 70 Tahun
_1kk 2 jiwa_
– Dasuki 50 tahun
_1kk 5 Jiwa_
– Teguh Setiawan 27 tahun
_1 kk 3 jiwa_
Ket : 1 Rumah
– Parni 65 Tahun
_1kk 5 jiwa_
-Parti 65 Tahun
_1kk 2 jiwa_
– Parmo 70 Tahun
_1kk 3 jiwa_
-Sardi 60 Tahun
_1kk 3 jiwa_
-Eko 32 Tahun
_1kk 4 jiwa_
– Wiro Sukarjan 75 Tahun
_1kk 2 jiwa_
Keterangan : 1 rumah
-Winarso 43 Tahun
_1kk 4 jiwa_
-Sugini 65 Tahun
_1 kk / 1 jiwa_
Dalam Rumah Tergenang air dari sungai kali juwok setinggi -+ 40 cm
Dalam Rumah tergenang bervariasi -+ 20- 40 cm

4.Dk. Sridarto RT. 1, Ds. Baleharjo
-Wakinah 65 Tahun
_1kk 1jiwa_
-Hom 40 Tahun
_1kk 1jiwa_
Dalam Rumah Tergenang air dari Sungai kali Sridarto setinggi -+ 40 Cm
Dalam Rumah Tergenang -+ 40 cm
Total Terdampak : 12 Rumah , 14 KK / 40 Jiwa , Persawaan Seluas 1 Hektar

Sumber: BPBD Sragen