JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Internasional

Usai Menjawab Lamaran, Perempuan Terjatuh dari Tebing Salju 198 Meter, Seperti Ini Nasibnya

Perempuan berusia 32 tahun selamat setelah terjatuh dari gunung Falkert di Carinthia, Austria, tidak lama setelah dilamar pasangannya yang berusia 27 tahun pada 27 Desember.[Rescuers on the mountain/Daily Mail] / tempo.co

991669 720
Perempuan berusia 32 tahun selamat setelah terjatuh dari gunung Falkert di Carinthia, Austria, tidak lama setelah dilamar pasangannya yang berusia 27 tahun pada 27 Desember.[Rescuers on the mountain/Daily Mail] / tempo.co
JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM  – Dilamar oleh pasangannya di atas bukit salju, seorang wanita berusia 32 tahun ini malah terpeleset dan jatuh dari tebing salju setinggi 200 meter.

Peristiwa tragis itu terjadi di gunung Austria. Wanita yang tidak diswbutkan namanya itu terpeleset beberapa saat setelah menerima lamaran tersebut dengan menjawab “ya”.

Uniknya, perempuan itu selamat setelah jatuh dari gunung Falkert di Carinthia, Austria, tidak lama setelah dilamar pasangannya yang berusia 27 tahun pada 27 Desember.

Baca Juga :  Insiden Jatuhnya Pesawat Sriwijaya Air SJ182, Para Pemimpin Dunia Ini Sampaikan Turut Berduka Cita pada Indonesia

Perempuan yang berasal dari St Pölten, Austria, sempat mengatakan “ya” pada lamaran kekasihnya, sebelum dia terpeleset dan jatuh di atas salju. Pasangan itu mendaki gunung satu hari sebelumnya.

Korban yang tidak disebutkan namanya selamat dari ketinggian 198 meter dari tebing berkat salju yang runtuh saat jatuh, demikian surat kabar Jerman Bild melaporkan.

Pasangannya, yang mencoba menahannya, juga terpeleset dan jatuh setinggi 15 meter, tetapi berhasil menahan diri dengan mencengkeram tepi tebing.

Baca Juga :  Nasib Donald Trump, Sudah Dimakzulkan, Medsos Diblokir, Putus Hubungan dengan Beberapa Perusahaan

Mereka berdua diselamatkan setelah perempuan itu ditemukan terbaring tak bergerak oleh seorang pejalan kaki, yang menghubungi layanan darurat. Tunangannya, sementara itu, harus diselamatkan dari helikopter dari tepi tebing.

Mereka berdua diberi perawatan medis. Pria didiagnosis mengalami patah tulang vertebrata.

“Keduanya sangat beruntung! Jika bukan karena salju, ceritanya akan sangat berbeda,” kata seorang petugas polisi di gunung Falkert.

www.tempo.co