JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

Wanita Tewas dengan Parang Masih Menancap di Tubuhnya Bikin Heboh Warga Langkat

Ilustrasi mayat. Foto: Pixabay.com

SUMUT, JOGLOSEMARNEWS.COM – Warga Desa Beruam, Kuala, Langkat, Sumatera Utara (Sumut) mendadak heboh. Seorang wanita 55 tahun ditemukan tewas dengan sebilah parang masih menancap di tubuhnya, Senin (11/1/2021).

Sementara itu kepalanya dalam kondisi pecah lantaran diduga dipukul dengan sebongkah batu. Korban diduga menjadi korban pembunuhan sadis oleh pelaku tak bertanggung jawab.

Mayat korban ditemukan di rumah semi permanen yang merupakan kediamannya, pada Senin (11/1/2021).

Sejumlah personel Polsek Kuala yang menangani perkara hingga saat ini masih melakukan penyelidikan. Kepolisian belum bisa mempublikasi motif pembunuhan korban yang diketahui bernama Sartini (55).

Mayat korban pertama kali ditemukan saksi yang tetangga korban, Ponike (40) warga Dusun V Handayani, Desa Sidomakmur, Kuala, Langkat.

Ponike mendapati korban tergeletak sudah tidak bernyawa dengan kondisi parang masih menancap di sekitar alat vitalnya.

Baca Juga :  Pemerintah Telah Kucurkan Rp 29,4 T  kepada 12,4 Juta Pekerja Sampai Akhir 2020 untuk Subsidi Gaji

“Pertama kali tahunya pas saya mau antar pesanan belanjanya (korban). Saya panggil dari belakang, tidak ada jawab. Terus saya keliling saya cek ke pintu belakang sudah terbuka,” katanya.

Ponike pun masuk dan langsung terkejut melihat korban sudah tidak bernyawa dan bersimbah darah. Kepala korban juga pecah diduga dihantam batu keras.

Lantaran syok, Ponike pun menjerit minta tolong sekaligus memberi tahu warga sekitar lainnya.

Tak lama berselang, saksi lainnya, tetangga korban, Tarman (53) bergegas ke kediaman korban, dan langsung menyampaikan kabar duka ke kepada kades setempat.

Informasi itu pun akhirnya sampai ke pihak kepolisian Kuala. Polisi sudah melakukan olah TKP, melakukan autopsi, dan mendapati luka bacok pada pergelangan lengan kiri, luka sayatan pada leher, luka pada pipi kanan, luka tusuk pada perut bagian bawah dekat kemaluan dan luka pada sebelah kiri kepala.

Baca Juga :  Listyo Sigit Melenggang Kapolri Setelah Komisi III DPR Setuju Aklamasi

“Kami masih olah TKP, masih penyelidikan motifnya apa. Kami juga mendapati sejumlah barang bukti di TKP sebilah pisau yang menancap di tubuh korban, satu senter yang masih menyala, pecahan pintu samping rumah yang dirusak, pecahan batu batako, sepucuk senapan angin yang menempel dekat tubuh korban,” kata Kapolsek, AKP Bevan Raga Utama.

Barang bukti lainnya, ditemukan dua kayu sepanjang lebih kurang 50 centimeter dengan bekas bercak darah, satu bambu kurang lebih sepanjang 1,20 centimeter dan satu besi bulat kurang lebih panjang 1,5 meter.

www.tribunnews.com